Kabid GTK Disdikbud Kota Padang Rohabdi Roesdan Prihatin Pelajar Terlibat Narkotika, LAN Sumbar Diminta Aktif ke Sekolah
Dorongan itu disampaikan Rohabdi Roesdan saat bersilaturahmi bersama jajaran pengurus Lembaga Anti Narkotika Provinsi Sumatera Barat di Rumah Makan Talago Biru, Pasar Simpang Haru, Jumat (22/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Rohabdi menegaskan bahwa dunia pendidikan tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi ancaman narkotika yang mulai menyasar lingkungan sekolah. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk organisasi masyarakat dan lembaga sosial yang konsen terhadap pencegahan narkoba.
“Kami dari Disdikbud Kota Padang sangat mendukung program-program sosialisasi bahaya narkotika yang dilakukan LAN. Nanti akan kita buatkan daftar sekolah yang menjadi sasaran sosialisasi. Kalau memungkinkan, dalam satu hari LAN bisa hadir di dua sekolah sekaligus,” ujar Rohabdi.
Ia mengatakan, langkah pencegahan harus dilakukan sedini mungkin melalui pendekatan edukatif yang menyentuh langsung para pelajar. Menurutnya, pelajar merupakan aset bangsa yang harus dijaga agar tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkotika.
Keprihatinan Rohabdi semakin besar setelah adanya kasus seorang pelajar tingkat SLTA di Kota Payakumbuh yang ditemukan membawa narkotika ke lingkungan sekolah. Peristiwa tersebut, kata dia, menjadi alarm serius bagi seluruh pihak bahwa ancaman narkoba kini sudah masuk ke dunia pendidikan.
“Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan. Jangan sampai sekolah yang seharusnya menjadi tempat menimba ilmu justru dimasuki pengaruh narkotika. Pencegahan harus diperkuat melalui edukasi, pengawasan dan pembinaan karakter,” tegasnya.
Ketua Lembaga Anti Narkotika Provinsi Sumatera Barat Firman Sikumbang menyambut baik dukungan dari Disdikbud Kota Padang tersebut. Menurutnya, keterlibatan dunia pendidikan menjadi kekuatan besar dalam upaya memutus mata rantai peredaran narkotika di kalangan generasi muda.
“Permintaan dari Kabid GTK Disdikbud Kota Padang ini tentu akan segera kita tindak lanjuti. Nanti akan kita instruksikan kepada LAN Kota Padang untuk menyusun agenda sosialisasi ke sekolah-sekolah yang telah direkomendasikan,” ujar Firman Sikumbang.
Firman menegaskan, program LAN Go To School akan terus diperkuat sebagai langkah nyata penyelamatan generasi muda dari ancaman narkotika yang semakin meresahkan.
“Program LAN Go To School memang kita fokuskan untuk membangun kesadaran pelajar terhadap bahaya narkotika. Dukungan dari Disdikbud Kota Padang tentu menjadi semangat baru bagi kami untuk bergerak lebih luas lagi ke sekolah-sekolah,” katanya.
Menurut Firman, penyalahgunaan narkotika saat ini tidak lagi memandang usia maupun status sosial. Karena itu, edukasi harus dilakukan secara berkesinambungan agar para pelajar memiliki benteng diri yang kuat terhadap pengaruh negatif lingkungan.
“Anak-anak muda hari ini adalah calon pemimpin bangsa. Kalau mereka rusak karena narkotika, maka masa depan daerah dan bangsa juga ikut terancam. Inilah yang menjadi tanggung jawab bersama untuk kita jaga,” tambahnya.
Sementara itu, Dewan Penasehat Lembaga Anti Narkotika Provinsi Sumatera Barat Dr. Firdaus Sikumbang menilai pendekatan preventif melalui sosialisasi di sekolah merupakan langkah paling efektif dalam menekan angka penyalahgunaan narkotika di Sumatera Barat.
“Pencegahan jauh lebih penting daripada penindakan. Ketika anak-anak diberikan pemahaman sejak dini tentang bahaya narkotika, maka mereka akan memiliki kesadaran untuk menjauhinya. Karena itu, sinergi antara sekolah, orang tua dan organisasi sosial harus terus diperkuat,” kata Dr. Firdaus Sikumbang.
Ia juga mengingatkan bahwa peredaran narkotika saat ini sudah menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk lingkungan pendidikan. Untuk itu, seluruh elemen masyarakat diminta tidak lengah dan bersama-sama memperkuat pengawasan terhadap generasi muda.
“Perang melawan narkotika bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi tugas seluruh masyarakat. Kita harus hadir menyelamatkan generasi muda sebelum mereka menjadi korban,” tegasnya.
Pertemuan penuh keakraban itu juga dihadiri Sekretaris Lembaga Anti Narkotika Provinsi Sumatera Barat Afrialdi Masbiran, SH, M.Hum, Kabid Olahraga Dispora Kota Padang Aldin Gusmar, S.Sos, serta Ketua Gerakan Nasional Pemberantas Korupsi RI Syaiful Pong.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, diharapkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar dapat berjalan lebih optimal dan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat dan bebas dari narkoba. (tim)


0 Comments