📰 Kilas Balik Kecelakaan Lalu Lintas, Kisah Duka Empat Anggota Keluarga Pengusaha Mobil Bekas Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Padang

iklan adsense

Pionirnews.com// PADANG, – Jalan Raya Padang–Indarung seolah meratap pilu pada Minggu pagi, 10 Mei 2026 silam. Di kawasan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, aspal yang biasanya diam dan setia menapak jejak kendaraan, tiba-tiba menjadi saksi bisu atas sebuah tragedi beruntun yang memilukan. Enam kendaraan yang berjalan damai dalam jalannya, tiba-tiba terseret dalam kekacauan yang tak terduga, meninggalkan duka mendalam bagi sebuah keluarga besar pengusaha mobil bekas asal Kota Solok.

Kabar duka ini menyebutkan, empat nyawa berharga melayang pergi selamanya dalam peristiwa nahas tersebut. Mereka adalah Jhon Effendi atau akrab disapa Haji Jon Memory (65), istrinya Hj Ef (57), putra tercintanya Arif Candra Effendi (40), serta adik tercinta Delfawati atau Ibu Del (63). Keempatnya menempuh perjalanan di dalam mobil Toyota Rush bernomor polisi B 2881 KYU. Kendaraan yang biasanya menjadi pelindung setia mereka, kali ini menjadi yang paling parah terluka dan hancur, seolah turut merasakan pedihnya kehilangan nyawa-nyawa mulia di dalamnya.

Tujuan perjalanan mereka saat itu penuh harapan dan kasih sayang: mengantar Ibu Del menuju Bandara Internasional Minangkabau, tempat ia hendak terbang menuju Jakarta. Namun, takdir berkata lain. Di dekat Gerbang Masjid Darussalam Padang Besi, bahaya datang mengancam dari arah Simpang SPN. Sebuah truk besar Hino bernomor polisi BM 9936 KU, seakan kehilangan akal dan kendali atas dirinya. Rem yang seharusnya menjadi penahan dan penjaga keselamatan, tiba-tiba lepas dan tak berdaya menahan beban besar itu. Sang truk, yang seolah dirasuki tenaga tak terkendali, meluncur deras dan ganas ke arah barisan kendaraan yang berjalan tenang.

Kasat Lantas Polisi Kota Padang, Riwal Maulidinata, menuturkan bahwa peristiwa kelam ini terjadi tepat sekitar pukul 08.00 WIB. “Truk itu bergerak dari arah Simpang SPN menuju Simpang Gadut. Sesampainya di lokasi, kendaraan raksasa itu sepenuhnya lepas kendali, lalu menerjang dan memeluk keras kendaraan-kendaraan yang ada di depannya satu per satu secara beruntun,” ungkap Riwal dengan nada haru.

Berdasarkan penelusuran dan keterangan pihak berwajib, mobil Toyota Rush milik keluarga ini menjadi korban pertama yang disambar amukan besi itu. Benturan yang dahsyat dan kejam itu mendorong tubuh mobil mereka ke depan, hingga akhirnya menghantam kendaraan lain yang ada di depannya, memicu rantai peristiwa nahas yang merobek pagi itu dengan air mata.


Jalanan kini kembali sepi dan tenang, namun jejak duka yang tertinggal masih terasa membekas di setiap sudutnya, mengingatkan kita bahwa di setiap perjalanan, takdir dan keselamatan hanyalah milik Yang Maha Kuasa.(Laporan: Tb Mhd Arief Hendrawan)


iklan adsense

Post a Comment

0 Comments