Kodim 0312/Padang Perkuat Sinergi dengan LAN, Siapkan Pelatihan Intelijen Berbasis Data untuk Berantas Narkotika

iklan adsense

Kodim 0312/Padang Perkuat Sinergi dengan LAN, Siapkan Pelatihan Intelijen Berbasis Data untuk Berantas Narkotika

Ketua LAN Kota Padang Hj Yuliar S.Sos, MM bersama Dandim 0312/Padang Kolonel Inf Ferry Adianto, S.I.P, M.H.I

PADANG,PIONIR— Komando Distrik Militer (Kodim) 0312/Padang semakin mempertegas komitmennya dalam mendukung upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika melalui program pelatihan intelijen bagi anggota Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kota Padang.

Program ini dirancang tidak hanya memberikan pemahaman dasar intelijen, tetapi juga membekali peserta dengan kemampuan analisis strategis serta pemanfaatan teknologi berbasis data guna memetakan jaringan narkotika secara lebih akurat dan sistematis.

Dandim 0312/Padang, Kolonel Inf Ferry Adianto, S.I.P, M.H.I menegaskan bahwa perang terhadap narkotika tidak bisa dilakukan secara konvensional semata, melainkan membutuhkan pendekatan intelijen yang tajam dan berbasis data.

“Peredaran narkotika saat ini sudah sangat kompleks dan terorganisir. Untuk itu, kita tidak bisa hanya mengandalkan penindakan biasa. Diperlukan kemampuan intelijen yang kuat, analisis yang tepat, serta dukungan data yang akurat untuk memetakan dan memutus jaringan tersebut dari hulunya,” tegas Ferry Adianto saat menerima kunjungan LAN Sumbar dan LAN Kota Padang di Café Kodim 0312/Padang.

Ia juga menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya membangun ketahanan wilayah melalui pemberdayaan masyarakat.

“Kami siap mendukung LAN dengan memberikan pelatihan intelijen dasar hingga pengenalan analisis informasi. Harapannya, masyarakat tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua LAN Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah fokus menjalankan program “LAN Go to Nagari” di Kota Padang.

Program ini bertujuan menghidupkan kembali peran ninik mamak dalam struktur sosial Minangkabau sebagai garda terdepan dalam pengawasan generasi muda dari ancaman narkotika.

“Kami melihat ada celah sosial yang perlu diperkuat kembali, yaitu hubungan antara ninik mamak dan kemenakan. Ketika peran ini hidup, maka kontrol sosial akan berjalan, dan itu menjadi benteng pertama dalam mencegah masuknya narkotika ke dalam kaum,” ujar Firman Sikumbang.

Ia menekankan pentingnya membekali unsur masyarakat adat dengan kemampuan deteksi dini.

“Melalui pelatihan intelijen ini, kami ingin para ninik mamak, kemenakan, dan pemuda parik paga nagari memiliki kepekaan terhadap situasi di lingkungannya. Mereka bisa mengenali tanda-tanda peredaran narkotika sejak awal dan segera mengambil langkah pencegahan,” jelasnya.

Menurut Firman, sinergi antara aparat TNI dan masyarakat adat merupakan kekuatan besar dalam memerangi narkotika di Sumatera Barat.

“Ini adalah kolaborasi strategis. Ketika aparat negara dan kekuatan adat berjalan bersama, maka upaya pemberantasan narkotika akan jauh lebih efektif dan menyentuh hingga ke akar masyarakat,” tutupnya.

Rencananya, pelatihan intelijen tersebut akan digelar di Makodim 0312/Padang pada pekan depan, dengan melibatkan para ninik mamak serta pemuda parik paga nagari. (tim)


iklan adsense

Post a Comment

0 Comments