LAN Menjaga Kedaulatan Anak Bangsa

iklan adsense

LAN Menjaga Kedaulatan Anak Bangsa

Oleh : Kolonel (CHK) Sultan Rusdal Febrianto Hinayatsyah, SH


Bangsa yang besar tidak hanya diukur dari luas wilayah, kekuatan militer, ataupun melimpahnya sumber daya alam. Sebuah bangsa akan benar-benar kuat apabila memiliki generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki kesadaran moral yang tinggi terhadap masa depan negaranya. Karena sejatinya, perang terbesar yang dihadapi bangsa ini hari ini bukan hanya perang ekonomi ataupun politik, melainkan perang mempertahankan kualitas manusia Indonesia dari ancaman narkotika.

Sejarah dunia telah membuktikan bahwa penjajahan tidak selalu dilakukan dengan kekerasan bersenjata. Ada metode penghancuran bangsa yang jauh lebih berbahaya, yakni melumpuhkan kesadaran generasi mudanya. Ketika akal sehat dirusak, moral dihancurkan, dan pemuda kehilangan arah hidup, maka sebuah bangsa akan runtuh dari dalam tanpa perlu ditembak dengan peluru.

Di masa lalu, candu digunakan untuk melemahkan perlawanan rakyat. Hari ini, pola itu kembali hadir dalam wajah yang berbeda, yaitu narkotika. Ia menyusup ke sekolah, kampus, lingkungan kerja, bahkan ke dalam rumah tangga. Narkotika bekerja secara sunyi, tetapi dampaknya menghancurkan. Ia merampas masa depan anak bangsa, memiskinkan keluarga, merusak mental generasi muda, dan pada akhirnya mengancam kedaulatan negara.

Sebagai Ketua Umum Lembaga Anti Narkotika, saya memandang bahwa perang melawan narkotika bukan sekadar agenda sosial, melainkan bagian dari perjuangan mempertahankan bangsa dan negara. Sebab apabila generasi muda hancur akibat narkotika, maka Indonesia akan kehilangan kekuatan utamanya.

Kita harus menyadari bahwa kekayaan alam Indonesia yang begitu besar membutuhkan generasi penerus yang kuat secara intelektual dan moral untuk mengelolanya. Jika generasi muda kehilangan kemampuan berpikir akibat narkotika, maka bangsa ini hanya akan menjadi penonton di negeri sendiri. Pada saat itulah pihak luar akan dengan mudah mengambil keuntungan dari kelemahan kita.

Karena itu, Lembaga Anti Narkotika hadir bukan hanya untuk melakukan sosialisasi semata, tetapi untuk membangun kesadaran kolektif bahwa menyelamatkan generasi muda berarti menyelamatkan masa depan Indonesia.

Perjuangan ini tidak bisa dilakukan sendiri. Negara, aparat penegak hukum, tokoh agama, ninik mamak, bundo kanduang, guru, pemuda, hingga keluarga harus bersatu. Ketahanan bangsa dimulai dari ketahanan keluarga. Anak-anak yang tumbuh dengan perhatian, pendidikan moral, dan pengawasan yang baik akan lebih kuat menghadapi pengaruh narkotika.

Saya meyakini bahwa perang melawan narkotika juga merupakan panggilan moral dan spiritual. Dalam Al-Qur’an Allah SWT telah mengingatkan:

“Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.”

(QS. Al-Baqarah: 195)

Ayat ini mengajarkan kepada kita bahwa menjaga diri dari kehancuran adalah bagian dari kewajiban manusia. Narkotika bukan hanya merusak tubuh, tetapi juga menghancurkan akal sehat dan nilai kemanusiaan.

Rasulullah SAW juga bersabda:

“Setiap yang memabukkan adalah khamr, dan setiap khamr adalah haram.”

(HR. Muslim)

Akal adalah kehormatan manusia. Ketika akal dirusak oleh narkotika, maka hilanglah arah hidup, tanggung jawab, dan masa depan seseorang. Oleh sebab itu, menjaga generasi muda dari narkotika sejatinya adalah upaya menjaga martabat bangsa.

Sebagai bangsa yang besar, kita tidak boleh kalah oleh ancaman yang menghancurkan dari dalam. Generasi muda Indonesia harus dibangun menjadi generasi yang berani, sehat, berintegritas, dan memiliki semangat nasionalisme yang kuat. Mereka bukan generasi yang tunduk kepada candu, tetapi generasi yang mampu memimpin perubahan.

Saya percaya, apabila seluruh elemen bangsa bersatu melawan narkotika, maka Indonesia akan tetap berdiri kokoh sebagai bangsa yang berdaulat dan bermartabat.

Perjuangan ini memang berat, tetapi tidak boleh berhenti. Karena sesungguhnya, ketika kita menyelamatkan satu anak bangsa dari narkotika, maka kita sedang menyelamatkan masa depan Indonesia.

Selamatkan Generasi, Jaga Bangsa, Indonesia Bersinar.

iklan adsense

Post a Comment

0 Comments