Perkuat Garda Anti Narkoba, LAN Sumbar Siapkan Pelatihan Dasar Intelijen

iklan adsense

Perkuat Garda Anti Narkoba, LAN Sumbar Siapkan Pelatihan Dasar Intelijen

Firman Sikumbang

PADANG, PIONIR---Isu rencana pemberian pelatihan militer dan kepemimpinan bagi anggota Lembaga Anti Narkotika (LAN) di Kota Padang kian mengemuka dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Wacana ini mencuat dalam komunikasi antara Ketua Lembaga Anti Narkotika Provinsi Sumatera Barat bersama Dandim 0312/Padang.

Firman Sikumbang mengatakan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia di tubuh LAN menjadi kebutuhan mendesak, seiring semakin kompleksnya ancaman peredaran gelap narkotika yang menyasar hingga ke tingkat nagari. Menurutnya, anggota LAN tidak hanya dituntut memiliki kepedulian sosial, tetapi juga ketangguhan mental, disiplin, serta kemampuan kepemimpinan yang kuat.

“Anggota LAN berada di garis depan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika di tengah masyarakat. Karena itu, mereka perlu dibekali dengan pelatihan yang mampu membentuk karakter disiplin, keberanian, dan kepemimpinan yang tegas,” ujar Firman Sikumbang.

Lebih jauh, Firman Sikumbang juga menyarankan agar para anggota Walet Reaksi Cepat (WRC) di tingkat nagari diberikan pelatihan dasar intelijen. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan kepekaan, kemampuan membaca situasi, serta deteksi dini terhadap potensi peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.

“Peran Walet Reaksi Cepat di nagari sangat strategis. Dengan pembekalan dasar intelijen, mereka dapat lebih cepat mengenali pola-pola pergerakan yang mencurigakan, tanpa harus bertindak di luar kewenangan. Fokusnya tetap pada pencegahan dan pelaporan,” tegas Firman.

Senada dengan itu, Kolonel Inf. Ferry Adianto, S.I.P., M.H.I menilai bahwa rencana pemberian pelatihan dasar intelijen dan kemiliteran merupakan hal yang wajar dan relevan. Ia menyebutkan bahwa tugas-tugas lapangan yang diemban anggota LAN menuntut kesiapan fisik, mental, serta kemampuan bekerja dalam situasi yang penuh tekanan.

“Pelatihan ini bukan untuk menjadikan mereka aparat, tetapi untuk membentuk kedisiplinan, kekompakan, serta ketahanan mental. Ini penting agar mereka mampu menjalankan tugas dengan lebih terarah dan profesional,” jelas Ferry Adianto.

Kolaborasi antara LAN dan TNI ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat gerakan pemberantasan narkotika berbasis masyarakat. Dengan dukungan pelatihan yang terarah, anggota LAN, termasuk Walet Reaksi Cepat di tingkat nagari, diharapkan semakin siap menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan dari ancaman narkotika (tim)


iklan adsense

Post a Comment

0 Comments