LAN Sumbar Bentuk Panitia HANI 2026, Iptu (P) Yanuar Didapuk Jadi Ketua Pelaksana
Rapat di pimpin langsung oleh Ketua LAN Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang, SE, serta dihadiri Prof. Dr. Dhamrah, M.Pd, Titi Anjar, S.Pd, M.Pd, Rahmawati, S.Pd, M.M, YP. Sefdi Roentoe, S.Pd, Muchsin, S.Sos, Citra Widya Sari, SE, S.Kt., Afrialdi Masbiran, Riva Febrina, Dvifa Rully Rahmadani dan jajaran pengurus LAN Sumbar lainnya.
Dalam rapat tersebut dibahas berbagai agenda strategis, mulai dari pembentukan struktur kepanitiaan, pembagian tugas, penyusunan rangkaian kegiatan, hingga penguatan koordinasi dengan berbagai instansi. Melalui musyawarah bersama, Iptu (P) Yanuar, yang menjabat sebagai Wakil Ketua III LAN Provinsi Sumatera Barat, dipercaya menjadi Ketua Panitia Pelaksana peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026.
Ketua LAN Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang, SE, mengatakan bahwa peringatan HANI tahun ini direncanakan melibatkan unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Barat, BNNP Sumbar, instansi pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, tokoh adat, tokoh agama, dan berbagai elemen masyarakat. Rangkaian kegiatan direncanakan dipusatkan di Kantor Gubernur Provinsi Sumatera Barat.
"Koordinasi lintas sektoral telah kita lakukan. Kami ingin peringatan Hari Anti Narkotika Internasional tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Sinergi menjadi kunci keberhasilan gerakan P4GN di Sumatera Barat," ujar Firman.
Firman menambahkan, seluruh persiapan akan kembali dimatangkan melalui rapat lanjutan yang dijadwalkan pada Senin, 29 Juni 2026, di Kantor BNNP Sumatera Barat. Rapat tersebut akan membahas finalisasi konsep kegiatan, teknis pelaksanaan, serta pembagian tugas masing-masing bidang kepanitiaan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.
Sementara itu, Prof. Dr. Dhamrah, M.Pd., menegaskan bahwa peringatan HANI bukan sekadar agenda tahunan, tetapi harus menjadi gerakan edukasi yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, terhadap bahaya narkotika.
"Pendidikan merupakan benteng utama dalam mencegah penyalahgunaan narkotika. Oleh karena itu, kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, aparat penegak hukum, dan organisasi masyarakat harus terus diperkuat agar upaya pencegahan dapat dilakukan secara berkelanjutan," katanya.
Hal senada disampaikan Titi Anjar, S.Pd., M.Pd. Menurutnya, lembaga pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan ketahanan generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh penyalahgunaan narkotika.
"Kami berharap rangkaian kegiatan HANI 2026 dapat menjadi media edukasi yang efektif sehingga semakin banyak generasi muda yang berani menjadi pelopor hidup sehat dan ikut mengampanyekan gerakan anti narkotika di lingkungan masing-masing," ujarnya.
Sebagai Ketua Panitia Pelaksana, Iptu (P) Yanuar menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan siap mengemban amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab.
"Kepercayaan ini merupakan amanah yang harus kami jalankan bersama. Kami akan bekerja maksimal bersama seluruh pengurus LAN Sumbar, BNNP Sumbar, dan seluruh mitra untuk menyukseskan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2026. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi sehingga kegiatan ini benar-benar menjadi gerakan bersama dalam menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkotika," tegas Iptu (P) Yanuar.
Melalui peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2026, LAN Provinsi Sumatera Barat berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, organisasi masyarakat, dan seluruh lapisan masyarakat dalam mendukung program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), sehingga terwujud generasi Indonesia yang sehat, produktif, berkarakter, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika, tukasnya (tim)


0 Comments