Syamsu Rahim Kucurkan Dana Operasional Rp5 Juta untuk LAN Sumbar dan Bundo Kanduang Limpapeh Rumah Nan Gadang
Bantuan tersebut disampaikan langsung saat Syamsu Rahim menjadi narasumber dalam kegiatan yang mengangkat tema bahaya penyalahgunaan narkotika, maraknya prostitusi, serta berbagai persoalan sosial yang mengancam masa depan generasi muda di Ranah Minang. Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus LAN Sumatera Barat, Bundo Kanduang Limpapeh Rumah Nan Gadang, Badan Koordinasi Anak Nagari (Bakor KAN), tokoh adat, serta sejumlah pegiat sosial dan kemasyarakatan.
Juga tampak dihadiri oleh Ketua Lembaga Adat Alam Minang Kabau (LKAAM) Prof. Dr. H. Fauzi Bahar, M.Sc Datuak Sati, Ketua Lembaga Anti Narkotika Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang, Sekretaris LAN Sumatera Barat Afrialdi Masbiran, SH. M.Hum. ketua LAN Kota Padang, Hj. Yuliar, S.Sos, MM, Bendaharawan LAN Kota Padang Muchsin, S Sos. Tim P4GN LAN Sumbar, Muclis, M. Latief, S.Sos, dan Ipatri Nutmajdi, SP, MP
Dalam pemaparannya, Syamsu Rahim menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika saat ini telah menjadi ancaman serius yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu yang terjerat narkoba, tetapi juga keluarga, lingkungan sosial, bahkan masa depan daerah dan bangsa.
Selain itu, ia juga menyoroti maraknya praktik prostitusi dan berbagai perilaku menyimpang yang menurutnya bertentangan dengan nilai-nilai adat dan agama yang menjadi landasan kehidupan masyarakat Minangkabau. Oleh sebab itu, diperlukan langkah-langkah konkret yang melibatkan seluruh unsur masyarakat untuk melakukan pencegahan sejak dini.
"Persoalan narkotika, prostitusi, dan berbagai penyakit masyarakat lainnya tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Ini adalah tanggung jawab bersama. Kita harus membangun gerakan kolektif yang melibatkan ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, pemuda, dan terutama Bundo Kanduang sebagai penjaga moral dalam keluarga dan masyarakat," ujar Syamsu Rahim.
Menurutnya, Bundo Kanduang sebagai limpapeh rumah nan gadang memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Kaum ibu merupakan garda terdepan dalam memberikan pendidikan moral, akhlak, dan nilai-nilai kehidupan kepada anak-anak sejak usia dini.
Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan tersebut, Syamsu Rahim menyerahkan bantuan dana operasional sebesar Rp5 juta kepada LAN Sumatera Barat dan Bundo Kanduang Limpapeh Rumah Nan Gadang. Bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan edukasi, sosialisasi, penyuluhan, dan program pemberdayaan masyarakat dalam rangka Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
"Saya berharap bantuan operasional ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung berbagai kegiatan P4GN dan pencegahan prostitusi di tengah masyarakat. Mudah-mudahan perjuangan LAN dan Bundo Kanduang Limpapeh Rumah Nan Gadang membawa hasil yang nyata dan mampu menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat Sumatera Barat," katanya.
Lebih lanjut, Syamsu Rahim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat implementasi falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) dalam kehidupan sehari-hari sebagai benteng utama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks.
Sementara itu, Ketua Lembaga Anti Narkotika Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang Rajo Maggek, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan oleh Syamsu Rahim. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi suntikan semangat bagi LAN Sumbar untuk terus bergerak melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat hingga ke tingkat nagari dan jorong.
"Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan kepedulian Bapak Drs. H. Syamsu Rahim terhadap perjuangan LAN Sumbar. Bantuan ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung berbagai program pencegahan narkotika dan penyakit masyarakat bersama Bundo Kanduang Limpapeh Rumah Nan Gadang di seluruh Sumatera Barat," ujar Firman.
Ketua Bundo Kanduang Limpapeh Rumah Nan Gadang Sumatera Barat, Lidia Fitrina, juga menyambut baik dukungan tersebut. Menurutnya, sinergi antara LAN Sumbar dan Bundo Kanduang merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga dan menjaga generasi muda dari berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka.
Kegiatan konsolidasi dan dialog interaktif yang berlangsung di Ruang Sidang LKAAM Sumbar tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi antara lembaga adat, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai elemen masyarakat dalam mewujudkan Sumatera Barat yang bersih dari narkotika, terbebas dari penyakit masyarakat. (tim)


0 Comments