Irwan Basir Tegaskan LAN dan LKAAM Bersinergi Perkuat P4GN hingga Tingkat Kecamatan
Firman merangkul LKAAM Kota Padang, niniak mamak, bundo kanduang, dan dubalang yang berada di setiap nagari/tapian di Kota Padang. Peran tokoh adat di nilai strategis dalam menjaga anak kemanakan dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat dari ancaman narkotika.
Hal itu di sampaikan Firman Sikumbang saat bersilaturahmi dengan sejumlah tokoh masyarakat Kuranji di Rumah Makan Novel KM 17 By Pass, Kecamatan Kuranji Kota Padang, Selasa 29 September 2026.
Pertemuan tersebut di hadiri Ketua LKAAM Kota Padang Irwan Basir, SH, MM, Datuak Rajo Alam, Ketua LKAAM Bungus Erman B, Datuak Rajo Ibrahim, Kadril Rajo Darek, niniak mamak kaum Caniago, mantan Ketua KNPI Kuranji Dedi Wahyudi; serta Hanizar Rajo Intan Pandeka, Dubalang LKAAM.
Turut hadir Camat Kuranji Rozaldi, S.STP, M.Si dan Sekretaris Kecamatan Kuranji Hj. Yuliar, S.Sos, MM yang juga Ketua LAN Kota Padang.
Firman mengatakan, penguatan P4GN tidak cukup mengandalkan pendekatan hukum dan aparat penegak hukum. Pencegahan harus dimulai dari lingkungan terkecil, termasuk keluarga, kaum, dan nagari.
“Kalau kita ingin menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika, maka niniak mamak, bundo kanduang dan dubalang harus berada di garis depan. Mereka memiliki peran besar dalam membimbing, mengawasi dan menjaga anak kemenakan,” ujar Firman.
Menurutnya, nilai-nilai adat Minangkabau memiliki kekuatan sebagai benteng sosial. Karena itu, LAN Sumbar mendorong gerakan P4GN berjalan beriringan dengan kekuatan adat dan kearifan lokal.
“P4GN bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat. Ini tanggung jawab kita bersama. Anak kemenakan adalah generasi penerus yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua LKAAM Kota Padang Irwan Basir, SH, MM, Datuak Rajo Alam, menyatakan LAN dan LKAAM akan bersinergi memperkuat P4GN di tingkat kecamatan serta merangkul dubalang sebagai agen perubahan dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di kanagarian masing-masing.
“Kita awali dari LKAAM Bungus Teluk Kabung pada minggu, 4 Oktober 2026. Setelah itu, kegiatan di lanjutkan di Kecamatan Kuranji, Kecamatan Nanggalo dan seterusnya. Ini merupakan langkah bersama untuk memperkuat peran adat dalam menjaga anak kemenakan dari ancaman narkotika,” ujar Irwan Basir.
Ia menegaskan, dubalang memiliki posisi strategis sebagai penggerak dan agen perubahan di tengah masyarakat. Dengan dukungan niniak mamak, bundo kanduang, pemerintah kecamatan, dan seluruh unsur masyarakat, gerakan P4GN diharapkan berjalan efektif dan berkelanjutan di setiap kanagarian.
Firman Sikumbang berharap silaturahmi tersebut menjadi awal penguatan sinergi antara LAN Sumbar, LKAAM, pemerintah kecamatan, tokoh adat, dan masyarakat Kuranji untuk membangun lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
LAN Sumbar, kata Firman, akan terus berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat karena penyelamatan generasi bangsa dari ancaman narkotika membutuhkan gerakan bersama dan berkelanjutan.
“Jangan sampai kita terlambat. Sebelum narkotika merusak anak kemanakan kita, mari kita bangun bentengnya bersama-sama,” pungkas Firman Sikumbang (tim)
