Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

NINIAK MAMAK KANAGARIAN SUNGAYANG BERGERAK, BENTENGI ANAK KEMANAKAN DARI ANCAMAN NARKOTIKA

Monday, September 28, 2026 | September 28, 2026 WIB Last Updated 2026-09-28T14:20:35Z


NINIAK MAMAK KANAGARIAN SUNGAYANG BERGERAK, BENTENGI ANAK KEMANAKAN DARI ANCAMAN NARKOTIKA


TANAH DATAR, PIONIR--- Ancaman narkotika tidak lagi bisa di pandang sebagai persoalan aparat penegak hukum semata. Di tengah kehidupan masyarakat nagari, peran niniak mamak, Bundo Kanduang, alim ulama, cadiak pandai, pemuda dan seluruh unsur masyarakat menjadi sangat penting dalam mencegah anak kemenakan terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.

Kesadaran itulah yang mendorong Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kenagarian Sungayang, Yuhelman Dt. Malano Nan Kuniang, menginisiasi sosialisasi bahaya narkotika bersama Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Tanah Datar, Minggu 27 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Kenagarian Sungayang, Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar tersebut di hadiri Ketua dan pengurus KAN Kenagarian Sungayang, Wali Nagari Sungayang, unsur Kecamatan Sungayang, niniak mamak, Bundo Kanduang adat, alim ulama, cadiak pandai, pemuda parik paga nagari, wali nagari serta kapalo jorong se-Kenagarian Sungayang.

Dari LAN Kabupaten Tanah Datar hadir Ketua LAN Kabupaten Tanah Datar Ulil Amri Datuak Rajo Indo, Ketua Harian Ermailis, Wakil Ketua Maizetrimal, SH, Sekretaris Azhar Dt. Bandaro Kayo, serta Bendahara Afrida.

Ketua LAN Kabupaten Tanah Datar Ulil Amri Datuak Rajo Indo mengatakan, menghadapi ancaman peredaran dan penyalahgunaan narkotika dibutuhkan langkah cepat, terukur dan dilakukan secara bersama-sama.

Menurutnya, persoalan narkotika harus ditangani dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat hingga ke tingkat nagari. Sebab, masyarakat merupakan pihak yang paling dekat dengan kehidupan anak kemenakan.

“Penanganannya harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat, hingga ke tingkat nagari. Niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, Bundo Kanduang dan pemuda memiliki peran penting dalam melakukan pencegahan,” ujar Ulil Amri.

Ia menegaskan, narkotika merupakan kejahatan luar biasa sehingga membutuhkan pola penanganan yang luar biasa pula.

“Ini kejahatan luar biasa. Maka penanganannya harus luar biasa pula,” tegasnya.

Ulil Amri menjelaskan, kegiatan sosialisasi tersebut sengaja menggandeng LAN Provinsi Sumatera Barat. Menurutnya, LAN Sumbar memiliki sumber daya manusia yang berpengalaman dan kompeten dalam memberikan edukasi mengenai Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

“Jauh sebelum kegiatan ini di laksanakan, kami sudah berkoordinasi dengan Ketua LAN Provinsi Sumatera Barat agar menurunkan tim P4GN sebagai pemateri,” katanya.

Permintaan tersebut mendapat respons positif dari Ketua LAN Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang. Dua pemateri yang di datangkan LAN Sumbar yakni Drs. H. Syamsu Rahim dan Ketua Divisi P4GN LAN Provinsi Sumatera Barat, Dr. dr. Erdanela Setiawati, MM, FISPH, FISCM.

Kehadiran dua pemateri tersebut mendapat apresiasi dari peserta. Materi yang di sampaikan tidak hanya menjelaskan bahaya narkotika, tetapi juga membuka kesadaran masyarakat bahwa pencegahan harus dimulai dari lingkungan paling dekat dengan anak dan remaja.

“Alhamdulillah, hadirnya dua pemateri handal LAN Sumbar tersebut memberikan kepuasan kepada para peserta. Materinya mudah di pahami dan sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini,” ungkap Ulil Amri.

Suasana sosialisasi semakin menyentuh ketika Ketua LAN Provinsi Sumatera Barat Firman Sikumbang ikut memberikan pemaparan. Dengan gaya penyampaian yang sederhana, komunikatif dan dekat dengan kehidupan masyarakat, Firman mengajak seluruh peserta melihat persoalan narkotika bukan hanya sebagai persoalan hukum, tetapi sebagai ancaman terhadap masa depan anak kemenakan dan ketahanan sosial nagari.

Pemaparan tersebut bahkan membuat sejumlah peserta terharu. Pesan yang disampaikan Firman mengingatkan kembali pentingnya tanggung jawab bersama untuk menjaga generasi muda agar tidak kehilangan masa depan akibat penyalahgunaan narkotika.

Bagi masyarakat Minangkabau, pesan tersebut memiliki makna yang lebih dalam. Anak kemenakan bukan hanya menjadi tanggung jawab orang tua, tetapi juga berada dalam pengawasan sosial kaum dan nagari.

Karena itu, keterlibatan niniak mamak dalam gerakan P4GN menjadi bagian penting dari upaya membangun benteng sosial di tengah masyarakat.

Sosialisasi di Sungayang diharapkan tidak berhenti sebatas kegiatan seremonial. LAN Tanah Datar bersama unsur adat dan masyarakat nagari di dorong untuk terus membangun gerakan pencegahan hingga ke jorong dan lingkungan keluarga.

Sebab, ketika nagari bergerak, ketika niniak mamak peduli dan ketika seluruh unsur masyarakat bersatu menjaga anak kemanakan, maka upaya mencegah penyalahgunaan narkotika akan memiliki kekuatan yang jauh lebih besar.

"Anak kemenakan adalah masa depan nagari, mari kita jaga mereka dari ancaman narkotika, tukasnya (tim)


×
Berita Terbaru Update