HIPPI Jambi Perkuat Kolaborasi Pengusaha, Pemerintah dan Perguruan Tinggi
Rakerda dan Pelantikan Tujuh DPC Jadi Momentum Membangun Ekosistem Usaha yang Mandiri dan Berdaya Saing
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum DPP HIPPI Ariful Yaqin Hidayat, Ketua OKK DPP HIPPI Agus Yudha Permana, Wali Kota Jambi yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Jambi Dr. H. Mulyadi, S.Pd., M.Pd., Ketua DPD HIPPI Provinsi Jambi Hartini, Ketua DPD IWAPI Provinsi Jambi Harlina, S.H., M.Pd., serta jajaran pengurus HIPPI, Mahasiswa, Dosen dan pelaku usaha.
Tujuh DPC HIPPI Dilantik.
Dalam momentum tersebut dilaksanakan pelantikan Tujuh DPC HIPPI, yakni DPC HIPPI Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, Kabupaten Batang Hari, Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Tebo, Sarolangun.
Untuk DPC HIPPI Kota Jambi, kepengurusan dipimpin oleh Sultan Youdhi Prayogo, SE, ME sebagai Ketua.
Pelantikan ini menjadi bagian dari penguatan struktur organisasi sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi pengusaha untuk membangun jejaring, kemitraan dan kolaborasi usaha di daerah.
Ariful Yaqin Tekankan Kolaborasi dan Sinergitas.
Ketua Umum DPP HIPPI Ariful Yaqin Hidayat dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergitas dalam membangun kekuatan dunia usaha.
HIPPI, menurutnya, perlu membangun komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah, perguruan tinggi, lembaga keuangan, dunia industri dan berbagai pemangku kepentingan. Dunia usaha membutuhkan ekosistem yang saling terhubung agar pengembangan kapasitas, inovasi, akses pasar dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat berjalan secara berkelanjutan.
Arah tersebut sejalan dengan kiprah HIPPI di tingkat nasional yang juga membangun kerja sama dalam peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Dalam konteks Jambi, semangat kolaborasi itu diperluas melalui keterlibatan Universitas Muhammadiyah Jambi, Universitas Jambi (UNJA), UIN dan Politeknik Jambi.
Keterlibatan perguruan tinggi membuka peluang kerja sama di bidang riset, inovasi, teknologi, digitalisasi, kewirausahaan, pengembangan SDM, inkubasi bisnis dan pendampingan UMKM. Dengan demikian, dunia akademik tidak hanya menjadi sumber pengetahuan, tetapi dapat terhubung langsung dengan kebutuhan dunia usaha.
Pemkot Jambi Siap Dukung Program HIPPI
Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Jambi Dr. H. Mulyadi, S.Pd., M.Pd., yang hadir mewakili Wali Kota Jambi, menyampaikan dukungan pemerintah kota terhadap penguatan dunia usaha dan UMKM.
Pemkot Jambi melalui perangkat daerah terkait, khususnya Dinas Perindustrian serta Dinas Koperasi dan UMKM, siap membuka ruang sinergi dan mendukung program kerja HIPPI sesuai dengan kewenangan pemerintah daerah.
Dukungan tersebut sejalan dengan perhatian Pemkot Jambi terhadap pengembangan UMKM, ekonomi kreatif, perdagangan dan jasa sebagai bagian penting dari aktivitas ekonomi perkotaan. Pengembangan sektor tersebut membutuhkan kerja bersama antara pemerintah, pelaku usaha, organisasi pengusaha, perguruan tinggi dan masyarakat.
Karena itu, keberadaan HIPPI diharapkan dapat menjadi salah satu mitra strategis pemerintah dalam menghubungkan program pemberdayaan ekonomi dengan kebutuhan nyata pelaku usaha di lapangan.
Harlina. "HIPPI Dapat Menjembatani Program Pemerintah."
Kehadiran Ketua DPD IWAPI Provinsi Jambi Harlina, S.H., M.Pd. turut memperkuat nuansa kolaborasi dalam Rakerda HIPPI Jambi. Harlina menyampaikan bahwa HIPPI dapat mengambil peran sebagai jembatan antara program pemerintah dengan masyarakat dan dunia usaha, terutama dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kolaborasi Kampus, Pemerintah dan Dunia Usaha.
Keterlibatan Universitas Muhammadiyah Jambi, UNJA, UIN dan Politeknik Jambi semakin memperluas ruang kolaborasi HIPPI Jambi.
Perguruan tinggi memiliki sumber daya pengetahuan dan riset, pemerintah memiliki instrumen kebijakan dan program pemberdayaan, sementara HIPPI dan organisasi pengusaha memiliki pengalaman serta jaringan dunia usaha.
Jika dipertemukan secara terarah, ketiga unsur tersebut dapat membangun ekosistem pemerintah–kampus–dunia usaha–masyarakat yang lebih produktif.
Kolaborasi itu juga dapat diarahkan untuk membantu UMKM dalam menghadapi berbagai tantangan, seperti penguatan manajemen, legalitas usaha, branding, pemasaran digital, inovasi, akses pembiayaan dan perluasan pasar.
Rakerda Menjadi Forum Menentukan Arah HIPPI Jambi.
Setelah prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Rakerda HIPPI DPD Provinsi Jambi. Hartini Selaku Ketua DPD HIPPI Propinsi Jambi menyampaikan bahwa
Rakerda mengusung tema.
“Konsolidasi Organisasi, Sinergi Usaha, dan Akselerasi Pengusaha Pribumi Menuju HIPPI Jambi yang Mandiri, Berdaya Saing dan Berwawasan Global.”
Tema tersebut menjadi pijakan HIPPI Jambi untuk tidak hanya memperkuat organisasi secara internal, tetapi juga membangun jejaring dan kolaborasi yang menghasilkan program konkret bagi pengusaha dan masyarakat.
Ketua DPD HIPPI Provinsi Jambi Hartini bersama jajaran DPD dan DPC diharapkan dapat menerjemahkan hasil Rakerda ke dalam program kerja yang memperkuat kapasitas pengusaha, membuka peluang kemitraan dan memperluas akses pasar.
Sementara bagi Sultan Youdhi Prayogo, SE, ME, sebagai Ketua DPC HIPPI Kota Jambi, pelantikan tersebut menjadi momentum membangun HIPPI sebagai ruang bersama bagi pengusaha untuk bertumbuh, berjejaring dan berkolaborasi dengan berbagai unsur pembangunan daerah.
Dengan semakin kuatnya struktur organisasi dan terbukanya ruang kerja sama lintas sektor, HIPPI Jambi membawa agenda yang lebih luas: menghubungkan potensi, mempertemukan sumber daya, mengembangkan kapasitas dan membuka peluang usaha.
Pada akhirnya, Rakerda HIPPI Jambi tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga menjadi ruang pertemuan pemerintah, dunia usaha, organisasi pengusaha dan perguruan tinggi untuk memperkuat ekosistem ekonomi daerah.
Konsolidasi organisasi, sinergi usaha, kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat menjadi fondasi HIPPI Jambi menuju pengusaha pribumi yang mandiri, berdaya saing dan berwawasan global. (*)
