SURYA SUTAN ALAM IMBAU MASYARAKAT BERGANDENG TANGAN

Surya Sutan Sari Alam Imbau Masyarakat Bergandengan Tangan

PADANG, Pionir—Tanggal 1 Maret 2020 menjadi “sejarah kelam” bagi Indonesia. Saat itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengadakan konferensi pers dan mengumumkan virus corona atau Covid-19 sudah masuk ke Indonesia. 

Hari itu Jokowi pun memastikan bahwa ada dua Warga Negara Indonesia (WNI) yang dikabarkan positif mengidap virus corona, dan keduanya telah dirawat di ruang isolasi rumah sakit di Jakarta. 

Panik ! Begitulah reaksi rakyat Indonesia begitu mendengar kabar tentang dua korban yang terkena virus corona tersebut. 

Saat itu segala kesombongan dan lelucon di media sosial beberapa saat sebelumnya pun menjadi sirna. Celakanya, di tengah wabah corona mulai menyusup ke Indonesia, mereka yang aktif di media sosial malah seperti orang yang kehilangan akal, dan berbalik mengutuk pemerintah yang dianggaap tidak becus melindungi warga dari virus corona. 

Menanggapi hal ini Surya Sutan Sari Alam, Wakil Sekretaris DPD PROJO Sumbar kepada Pionir, Minggu 12 April 2020 mengatakan dirinya percaya pemerintah pasti memikirkan dan berbuat yang terbaik untuk masyarakatnya. 

“Semua upaya sudah dilakukan oleh pemerintah, mulai dari imbauan dan prasarana pengobatan, walaupun ada sebagian yang belum terpenuhi,” katanya. 

Surya Sutan Sari Alam menegaskan bahwa mengurus negara sangatlah kompleks dengan permasalahan yang ada di dalamnya, jadi pemimpin harus berhati hati mengambil langkah dan kebijakan. 

“Dari luar pemerintah kita sebagai masyarakat bisa berkomentar kenapa begini dan kenapa begitulah, tetapi kita tak tau apa yang sebenarnya dihadapi mereka di dalam mengurus negara, karena ketidak tahuan kita hanya bisa berkomentar seenaknya,” kata Surya. 

Ia menyesali apa yang saat ini terjadi karena akibat kelalaian semua pihak dan tingkat respon yang rendah dalam menanggapi isu Covid-19 lambat dan ditambah kesadaran masyarakat kurang menyadari bahayanya wabah tersebut. 

“Memang di dua minggu pertama di bulan Januari saya melihat celah keterlambatan pemerintah mencegah wabah tersebut, tetapi Alhamdulillah pemerintah kita masih mampu melayani masyarakat untuk kebaikan bersama,” katanya. 

Dalam situasi ini kata Surya menambahkan, peran yang paling besar untuk bisa keluar dari lingkaran wabah Covid 19 adalah masyarakat. “Masyarakat kunci jawabannya, sebab virus butuh wadah yang baik untuk berkembang, dan paling baik itu manusia wadah untuk berkembang. 

Walaupun pengobatan dengan cangih, namun bila pemutus rantai pembiakan virus tak dilakukan, maka wabah tersebut akan lama menetap di sekitar kita, dan akhirnya sekali seminggu kita mendengar ada yang meninggal,” kata Surya. 

Untuk itu Surya Sutan Sari Alam mengajak semua kalangan agar sama-sama berniat dan bergerak untuk memutuskan rantai penyebaran Covid-19. 

“Patuhi imbauan pemerintah dan jaga kesehatan di lingkungan tempat tinggal serta pro aktif untuk mengimbau para perantau yang baru datang supaya taat aturan melaporkan diri untuk mendaftar ke Puskesmas, posko kesehatan dan Babinkamtibmas. 

Jangan anggap wabah ini tabu terhadap lingkungan, ini dituntut kejujuran kita untuk kebaikan bersama,” ungkap Wakil Sekretaris DPD PROJO Sumbar ini. (Firman Sikumbang)
Labels:

Post a Comment

[facebook]

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.