WARGA GUNUNG TULEH TERIMA KARTU SEMBAKO DIKALA CORONA MELANDA

iklan adsense
WARGA GUNUNG TULEH TERIMA KARTU SEMBAKO DIKALA CORONA MELANDA

PASAMAN BARAT, Pionir—Untuk mengurangi dampak Covid-19 pada ekonomi masyarakat rentan miskin pemerintah telah memberikan bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat seperti program keluarga harapan (PKH), kartu sembako, bantuan sembako khusus hingga bansos dana desa. Ini dikeluarkan untuk menjaga kebutuhan pangan serta kesehatan masyarakat. 

Bantuan pemerintah itu juga dinikmati oleh masyarakat Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat. Pada Selasa 25 Agustus 2020 sekira jam 11.00 WIB, bertempat di kantor Wali Nagari Muaro Kiawai telah dilakukan pembagian sebanyak 205 kartu sembako dari Dinas Sosial oleh petugas dari Bank Mandiri Cabang Simpang Empat kepada warga Nagari Muaro Kiawai yang kurang mampu. 

Untuk memastikan pembagian kartu sembako itu berjalan aman dan tertib, Kapolsek Gunung Tuleh Iptu Zulfikar, SH, MH memerintahkan Bhabinkamtibmas Muara Kiawai Brigadir Alhamides beserta Babinsa Serma Damiati melaksanakan pengamanan dan pengawasan terhadap pendistribusian kartu sembako tersebut. 

Kartu sembako ini kata Iptu Zulfikar menjelaskan, dulunya disebut dengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), yaitu bantuan sosial pangan yang disalurkan secara nontunai setiap bulan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). 

“Kartu sembako bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pokok dasar pangan. Sebelumnya, kebutuhan pokok yang dapat diterima hanya terdiri dari komoditas beras dan telur. Saat ini, lebih bervariasi tidak hanya beras tetapi jenis karbohidrat lain, tidak hanya telur untuk protein hewani, tetapi juga protein nabati, sayuran hingga buah,” ungkap Zulfikar. 

Zulikar menjelaskan, bantuan ini dimaksudkan untuk memperkuat perlindungan kepada masyarakat agar punya akses terhadap pangan yang bergizi. Kartu sembako ini tambah Zulikar, awal diluncurkan pada Februari 2017, pemerintah mengucurkan bantuan sebesar Rp1,32 juta per tahun atau Rp110.000 per bulan/keluarga untuk 15,6 juta keluarga. 

Dua tahun berjalan, pada 2019 pemerintah menaikkan nilai bantuan sebesar Rp1,8 juta per tahun per keluarga atau Rp150.000 per bulan/keluarga. 

“Kini, karena virus corona mewabah, pemerintah kembali menaikkan nilai bantuan kartu sembako menjadi Rp2,4 juta/tahun atau Rp200.000 per bulan/keluarga. Bantuan ini disalurkan kepada 20 juta keluarga di Indonesia,” beber Zulfikar. 

Kenaikan nilai bantuan kartu sembako ini kata Zulfikar menjelaskan, disampaikan Presiden Joko Widodo saat menetapkan status wabah Covid-19 sebagai darurat kesehatan masyarakat di Istana Bogor, Selasa 31 Maret 2020 lalu. (Firman Sikumbang)
iklan adsense

Post a Comment

0 Comments