BANJIR MELANDA SUNGAI GERINGGING SATU EKOR KERBAU HANYUT DAN PULUHAN RUMAH WARGA TERENDAM BANJIR

iklan adsense

BANJIR MELANDA SUNGAI GERINGGING SATU EKOR KERBAU HANYUT DAN PULUHAN RUMAH WARGA TERENDAM BANJIR 

PARIAMAN KOTA, PIONIR--- Hujan deras selama beberapa hari ini telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). 

Akibat bencana tersebut, puluhan rumah dan puluhan hektare lahan pertanian terendam luapan air sungai. Tinggi air yang merendam bervariasi hingga ada yang mencapai ketinggian sekitar 1 meter. 

Puluhan jiwa yang rumahnya terendam mengungsi ke rumah tetangga yang lebih aman. Tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir tersebut yang terjadi pada Rabu pagi pukul 5.30 Wib 25 November 2020.

Seorang warga bernama Jon (34) menderita cedera ringan pada kakinya. Selain itu, seekor kerbau miliknya hanyut terbawa aliran sungai yang meluap. Karna kandang ternak tersebut dibangun di sekitar pinggiran sungai. 

Petugas BPBD Kabupaten Padang Pariaman beserta warga melakukan pencarian terhadap kerbau milik warga tersebut, melakukan penyisiran di sepanjang sungai, akhirnya kerbau milik warga itu dapat ditemukan tadi malam di daerah Padang Piapi Korong Bunga Tanjung dalam keadaan masih hidup.

Sementara itu Bhabinkamtibmas Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu, Brigadir Faizal Amri Tanjung mengatakan saat dihubungi Pionir via Phone Selularnya. bencana banjir yang melanda Kanagaraian Sungai Sirah Kuranji Hulu itu terjadi akibat meluapnya Sungai Sirah yang mengaliri daerah itu. 

"Tadi (kemarin) sore hingga petang hujannya memang intensitasnya tinggi, mengakibatkan sungai meluap," kata Brigadir Faizal Amri Tanjung 

Saat ini BPBD Padang Pariaman beserta masyarakat setempat masih melaksanakan tahap tanggap darurat, seperti mengevakuasi masyarakat yang rumahnya rusak.

Brigadir Faizal Amri Tanjung mengatakan bahwa wilayah Kecamatan Sungai Geringging memang termasuk daerah rawan bencana termasuk daerah yang berpotensi pergerakan tanah dan longsor. 

Selain itu ada beberapa Jorong yang dilintasi aliran sungai termasuk rawan banjir. "Kami sudah sering mensosialisasikan bila terjadi bencana, diharapkan kepada warga, agar selalu waspada terhadap bencana banjir dan tanah longsor, karna intensitas curah hujan masih cukup tinggi, katanya. (tim)

iklan adsense

Post a Comment

0 Comments