ATASI STUNTING DENGAN PERBAIKAN POLA MAKAN ANAK 

ATASI STUNTING DENGAN PERBAIKAN POLA MAKAN ANAK 

PARIAMAN KOTA, PIONIR--- Sebagian besar masyarakat mungkin belum memahami istilah yang disebut stunting. tapi masyarakat lebih mengenal dengan istilah ‘pendek, cebol, atau kerdil”.  

Stunting  merupakan masalah nasional yang disebabkan oleh asupan gizi kurang dalam waktu lama, mulai dari bayi dalam kandungan sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak.   

Disampaikan Kapolsek V Koto Kampung Dalam AKP Kasman S.Sos, MH melalui Bhabinkamtibmas Nagari Campago, Polsek V Kampung Dalam Aiptu Firdaus, kondisi tubuh anak yang pendek seringkali dikatakan sebagai faktor keturunan (genetik) dari kedua orang tuanya, sehingga masyarakat banyak hanya menerima tanpa berbuat apa-apa untuk mencegahnya, katanya  

Dikatakan Aiptu Firdaus saat ini pemerintah sangat mendukung upaya penanggulangan stunting dengan melibatkan semua unsur terkait,  mulai dari pemerintahan di tingkat Kabupaten, Kecamatan dan nagari serta pemerhati masyarakat.  

Dikatakan Aiptu Firdaus kegiatan Rembug Stunting ini bertujuan untuk mencegah berkembangnya gizi buruk di wilayah hukum Polsek V Kampung Dalam khususnya di Nagari Campago, katanya  

Kata Aiptu Firdaus, giat ini juga bertujuan untuk meyadarkan masyarakat agar dapat berpartisipasi langsung dalam penurunan stunting dengan tindakan intervensi yang dibutuhkan, juga untuk mengajak ibu – ibu hamil dan ibu yang punya bayi baru lahir atau balita agar paham mengenai asupan gizi seimbang, juga mengetahui pemberian makanan tambahan bayi dan anak serta menjaga perilkau hidup bersih dan sehat (PHBS), jelasnya 

Lanjut Aiptu Firdaus mengatakan saat ini pemerintah terus berupaya melakukan pencegahan agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global". Katanya  

Dihadapan warga binaanya, dan Wali Nagari Campago Aiptu Firdaus menjelaskan, pencegahan stunting ini hanya diperlukan perbaikan pola makan, pola asuh, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih, tuturnya. (Firman Sikumbang) 

Post a Comment

0 Comments