MAPOLSEK KOTA BUKITTINGGI DISEMPROT DENGAN CAIRAN DISINFEKTAN

MAPOLSEK KOTA BUKITTINGGI DISEMPROT DENGAN CAIRAN DISINFEKTAN

BUKITTINGGI, Poinir—Selasa 12 Januari 2021, sekitar jam 11.00 WIB sebuah mobil berisikan 5 orang petugas yang dikerahkan oleh PMI Kota Bukittinggi, dengan membawa tujuh derigen berisikan cairan disinfektan masing-masing sebanyak 10 liter, bergerak cekatan melakukan penyemprotan cairan disinfektan itu di sekitar Mako Polsek Kota Bukittinggi, Polres Bukittinggi, Polda Sumatera Barat (Sumbar).

Dengan menggunakan peralatan pelinding diri, seperti masker, sarung tangan dan lainnya, petugas dari PMI Kota Bukittinggi ini menyemprotkan cairan disinfektan itu ke lantai, dinding, meja, kursi lemari dan benda yang paling sering bersentuhan dengan tangan terutama di tempat-tempat pelayanan masyarakat serta di setiap ruangan yang ada di Mapolsek Kota Bukittinggi tersebut.

Kata Kaplsek Kota Bukittinggi AKP Dedy Ardiansyah Putra, SH. SIK pada Pionir, Rabu 13 Januari 2021, tujuan dilakukan penyemprotan desinfektan tersebut adalah sebagai langkah pencegahan meluasnya virus corona serta usaha meningkatkan kebersihan untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) yang ada di lingkungan kerja Mako Polsek Bukittinggi.

“Penyemprotan cairan disinfektan dinilai cukup efektif untuk mencegah perebakan virus corona atau Covid -19,” kata Dedy Ardiansyah.

Dikatakan Dedy Ardiansyah, penyemprotan cairan disinfektan bisa membersihkan virus pada permukaan benda-benda dan bukan pada tubuh atau baju dan tidak akan melindungi dari virus jika berkontak erat dengan orang sakit.

“Virus berpindah melalui percikan batuk atau bersin orang sakit yang kemudian terhirup orang lain atau menempel di permukaan benda yang kemudian disentuh lalu masuk melalui mata, hidung atau mulut orang lain,” kata Dedy.

Oleh karena itu kata Dedy menambahkan, cairan disinfektan dapat membersihkan virus yang menempel di permukaan benda seperti meja, gagang pintu atau saklar lampu yang kerap disentuh orang.

“Membersihkan permukaan benda-benda itu sangat penting. Tapi, penyemprotan disinfektan ke seluruh tubuh seseorang tidak bisa membunuh virus yang terlanjur masuk ke dalam tubuh. Sebaliknya, penyemprotan tersebut justru bisa merusak pakaian yang orang kenakan. Pemakaian cairan disinfektan secara langsung ke tubuh dapat membahayakan diri. Bahkan, melukai tubuh orang yang menerima tindakan tersebut,” kata AKP Dedy Ardiansyah Putra. (Firman Sikumbang)

Post a Comment

0 Comments