SAFARI JUM’AT DAN SAFARI MINGGU MENJADI PROGRAM UNGGULAN POLRES MENTAWAI

SAFARI JUM’AT DAN SAFARI MINGGU MENJADI PROGRAM UNGGULAN POLRES MENTAWAI

MENTAWAI, Pionir--Kabupaten Kepulauan Mentawai memiliki luas 6.011,35 kilo meter bujur sangkar dengan jumlah penduduk sekitar 85.348 jiwa lebih. Sebanyak 53.01 persen penduduk Kepulauan Mentawai menganut Kristen Protestan, Katolik sebanyak 25.77%, Islam 21.21%, dan Hindu 0.01%.

Realita ini pulalah yang membuat Polres Kepulauan Mentawai, Polda Sumatera Barat (Sumbar) bersama polsek jajarannya menjadikan kegiatan Safari Jum’at dan Safari Minggu sebagai program unggulannya dalam memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat.

Ini dikatakan Kapolres Kepulauan Mentawai AKBP Mu’at, SH, MH pada Pionir, Sabtu 23 Januari 2021

Sebenarnya kata AKBP Mu’at, masyarakat  heterogen  terdapat  di Tuapejat, yang melakukan proses adaptasi agar hubungan yang satu dengan lainnya berjalan  baik. 

Proses adaptasi itu kata Mu’at, tidak bisa dilakukan hanya sesaat, melainkan dilakukan secara terus-menerus yang terlihat dalam interaksi sosial yang berlangsung di dalam berbagai aktifitas masyarakat. 

“Masyarakat di Tuapejat terdiri dari berbagai macam suku bangsa, oleh karena itu proses adaptasi terus berlangsung dari awal hingga saat ini. Masyarakat asli di daerah Tuapejat bisa dikatakan tidak ada. Hal ini dikarenakan daerah Tuapejat adalah daerah persinggahan. Tuapejat asal katanya adalah Tuapeijat, yang artinya adalah persinggahan. Dari Sikakap  hendak ke Siberut singgah dulu ke Tuapeijat. Dari Siberut ke Sikakap singgah dulu ke Tuapeijat. Dari Padang ke Siberutsinggah dulu ke Tuapeijat. Itulah mengapa Tuapejat  dikatakan sebagai tempat persinggahan sejak dahulunya sampai sekarang,” kata Mu’at.

Berdasarkan kenyataan itu kata Mu’at, Polres Kepulauan Mentawai menjadikan kegiatan Safari Jum’at dan Safari Minggu sebagai program unggulannya dalam memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat.

Kegiatan Safari Jum’at dan Safari Minggu ini kata Mu’at masih berlangsung hingga saat ini. Bahkan pada Jum’at 22 Januari 2021 lalu kata Mu’at ia bersama Kasat Binmas AKP Mulyadi dan personel lainnya baru saja melaksanakan kegiatan Safari Jumat di Masjid Jabal Nur Km 4 Tuapejat.

Di masjid itu kata Mu’at, ia menyampaikan agar warga masyarakat khususnya Jemaah Masjid Jabal Nur tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 yaitu 3 M yakni memakai masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan dengan air bersih.

“Kita juga mengajak masyarakat khususnya Jemaah Masjid Jabal Nur agar tidak terpengaruh dengan Isu-isu Hoak yang berkembang di Medsos. Kita juga mengimbau para orang tua menjaga anak anak dan keluarganya dari hal-hal yang bertentangan dengan hukum dan perundang undangan lainnya, yang akan merugikan diri sendiri dan orang lain," kata AKBP Mu’at. (Firman Sikumbang)

Post a Comment

0 Comments