TIM POLDA SUMBAR NILAI KAMPUNG TAGEH RUMAH GADANG DI PADANG PANJANG

TIM POLDA SUMBAR NILAI KAMPUNG TAGEH RUMAH GADANG DI PADANG PANJANG

PADANG PANJANG, Pionir—Pembentukan Kampung Tageh Rumah Gadang sama halnya dengan "Kampung Tangguh Nusantara" sesuai instruksi Presiden RI, yang terus dijabarkan oleh Kapolri, seluruh jajaran Kepolisian bersama-sama dengan TNI dan Forkopimda terus berkembang di wilayah hukum Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar).

Di jajaran Polda Sumbar sendiri, Kampung Tageh Rumah Gadang merupakan pilot project penerapan pola hidup normal baru. Dimana, konsepnya adalah untuk percepatan penanganan pandemi virus corona atau Covid-19.

Untuk mendapatkan Kampung Tageh Rumah Gadang yang terbaik dari yang baik, Polda Sumbar dan Nagari Development Center (NDC) Universitas Andalas (Unand) Padang mulai melakukan penilaian terhadap Kampung Tageh Rumah Gadang yang telah berdiri.

Seperti yang dilakukan pada Kamis siang 14 Januari 2021, saat itu AKBP Apri Wibowo, S.IK diwakili Waka Polres Kompol Hamidi, SH melaksanakan dan mendampingi Tim Penilaian Kampuang Tageh Rumah Gadang tingkat Polda Sumbar yang dilaksanakan di Nagari Andaleh, Kecamatan Batipuh, yang secara administratif masik dalam wilayah Pemerintahan Kabupaten Tanah Datar dan secara yuridis merupakan wilayah hukum Polres Padang Panjang.

Kata Waka Polres Padang Panjang Kompol Hamidi, tim yang hadir dalam melaksanakan penilaian tersebut antara lain ; Kasubdit Babinkamtimbas Pokda Sumbar Kompol Nuraida (selaku ketua tim), AKP Jaswir dari Dit Binmas Polda Sumbar, Ipda Ril dari Dit Binmas Polda sumbar serta Dr.Ir.Heri Gas Eka Putra, MSi dari Universitas Andalas.

Dikatakan Hamidi, adapun yang menjadi objek penilan tim adalah : Kriteria penilaian KTN, terdiri dari pendidikan, dengan menyiapkan tempat khusus untuk anak-anak belajar daring dengan  fasilitas wifi dan memperhatikan protokoler kesehatan.

Keriteria berikutnya kata Hamidi, adalah keimanan, dimana adanya masjid dan musholla yang tetap melaksanakan giat ibadah dengan memperhatikan protokoler kesehatan dan adanya fasilitas cuci tangan dan jaga jarak.

Selanjutnya kesehatan, yaitu adanya fasilitas cuci tangan di tempat-tempat keramaian maupun tempat usaha seperti supermarket, toko-toko, tempat penjualan bunga dan lainnya. Lalu adanya puskesmas, klinik maupun fasilitas kesehatan maupun tenaga medis yang selalu siaga dengan tetap merapkan protokoler kesehatan, serta adanya rumah isolasi yang dilengkapi fasilitas kesehatan.

“Terkait dengan keamanan Kampuang Tageh Rumah Gadang harus memiliki pos kamling dan petugasnya, adanya portal ntuk keluar masuk nagari serta fasilitas keamanan di pos kamling. Serta masih banyak keriteria penilaian lainnya,” kata Kompol Hamidi.

Kompol Hamidi menyebutkan, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan makan bersama di kantor Wali Nagari Andaleh Kecamatan Batipuh. (Firman Sikumbang)

Post a Comment

[facebook]

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.