POLSEK SIPORA HENTIKAN KEGIATAN PENAMBANGAN BATU

POLSEK SIPORA HENTIKAN KEGIATAN PENAMBANGAN BATU

MENTAWAI, Pionir—Bukit yang berdiri kokoh Desa Ghoso'oinan, Kecamatan Sipora Utara, Kabupatem Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar), sebenarnya “sudah tak tahan” hampir setiap waktu digerus oleh masyarakat setempat.

Seperti diketahui, selama ini bukit itu menjadi tumpuan “mata pencarian” bagi masyarakat setempat, dengan “merusak” atau melakukan penambangan atas tanah dan bebatuannya.

Ini diakui Kapolsek Sipora Iptu Donny Putra, SH, MH. Bahkan katanya pada Pionir, Selasa 9 Februari 2021 hingga saat ini kegiatan penambangan di bukit itu masih terus berlangsung.

Dikatakan, penambangan itu dilakukan oleh puluhan warga. Bebatuan dan tanah dari bukit itu kemudian diangkut menggunakan truk ke berbagai daerah.

“Penambangan itu selain membahayakan keselamatan penambang dan warga setempat, juga kerap menimbulkan genangan air dan longsoran tanah ke jalan di sisi bukit itu saat hujan turun,” kata Donny Putra.

Oleh sebab itu kata Donny, pada Selasa sore ia bersama Bhabinkamtibmas Desa Ghoso'oinan Kecamatan Sipora Utara berkoordinasi dengan Kepala Desa Ghoso'oinan terkait maraknya masyarakat yang memecah batu bukit yang berada di pinggir jalan.

“Setelah berkoordinasi dengan kepala desa dan perangkatnya, kita mendatangi lokasi tempat masyarakat memecah batu tersebut. Di lokasi itu kita mengumpulkan warga yang sedang memecah batu dan memberikan imbauan kepada warga yang beraktifitas memecah batu, agar menghentikan kegiatannya karna kegiatan memecah batu bukit tersebut tidak memiliki izin serta akan merusak alam seperti longsor atau jatuhnya batu besar dari atas bukit ke badan jalan yang menghubungkan ibukota Kecamatan Sipora Selatan dengan ibu kota Kabupaten Kepulauan Mentawai,” kata Iptu Donny Putra. 

Dikatakannya, saat itu Kepala Desa Ghoso'oinan juga mendukung untuk tidak dilakukan pemecahan batu lagi oleh warganya, sedangkan warga walau dengan berat hati memaklumi apa yang disampaikan. (Firman Sikumbang)

Post a Comment

0 Comments