TENAGA MEDIS PUSKESMAS SIOBAN TELAH DIVAKSINASI

TENAGA MEDIS PUSKESMAS SIOBAN TELAH DIVAKSINASI

MENTAWAI, Pionir—Seperti diketahui vaksin Covid-19 Sinovac gelombang pertama sudah datang ke Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar) sebanyak 2.480 vial. Ribuan vial vaksin Covid-19 itu pun telah didistribusikan pada puskesmas-puskesmas yang ada di kabupaten tersebut.

Untuk vaksinasi gelombang pertama khusus untuk 1.217 orang tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Untuk Puskesmas Sioban kata Kapolsek Sipora, Polres Kepulauan Mentawai, Iptu Donny Putra, SH, MH telah datang pada tanggal 31 Januari 2021 lalu.

“Saya bersama Kanit Sabhara Polsek Sipora dan anggota lainnya melaksanakan pengamanan datangnya vaksin Covid 19 di Puskesmas Sioban sekaligus menyaksikan jalannya penyuntikan vaksin Covid 19 kepada tenaga medis dan pegawai Puskesmas Sioban,” kata Donny Putra.

Dikatakan Donny, vaksin Covid 19 tiba di Puskesmas Sioban sebanyak 60 buah untuk selanjutnya di laksanakan penyuntikan vaksin tahap I kepada tenaga medis dan pegawai di Puskesmas Sioban.

“Untuk penyuntikan di Puskesmas Sioban ini di bagi 3 hari yaitu tiap harinya 20 petugas di Puskesmas Sioban yang disuntik agar tidak mengganggu pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Donny

Ia mengatakan, sebelum dilaksanakan penyuntikan vaksin Covid 19 terlebih dahulu di laksanakan pengecekan kesehatan diantaranya : cek tensi, cek suhu tubuh serta wawancara mengenai kondisi kesehatan serta riwayat penyakit yang diderita

“Untuk hari ini telah dilaksanakan 9 penyuntikan dari 20 vaksin yang disiapkan, hal ini karna dari 20 orang yang akan disuntik hanya 9 orang kondisinya normal, sedangkan yang 11 oarang lagi saat dicek tensi dalam keadaan tensi tinggi, sehingga belum bisa dilakukan penyuntikan hari ini dan akan diulang lagi besok,” kata Iptu Donny Putra.

Dikatakannya, untuk kegiatan penyuntikan itu tidak ada masalah yang muncul dan semua yang disuntik dalam keadaan sehat serta tidak menimbulkan reaksi atau efek apapun setelah disuntik, karna setelah disuntik dilakukan pengawasan selama 30 menit apakah muncul gejala-gejala atau tidak dan ternyata tidak ada gejala atau reaksi yang muncul. (Firman Sikumbang)

Post a Comment

[facebook]

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.