BHABINKAMTIBMAS POLSEK IV KOTO AUR MALINTANG TINGKATKAN DISIPLIN PROKES PADA WARGA

BHABINKAMTIBMAS POLSEK IV KOTO AUR MALINTANG TINGKATKAN DISIPLIN PROKES PADA WARGA

PARIAMAN KOTA, PIONIR--- Sebagai upaya memutus mata rantai peyebaran Virus Corona atau Covid-19, penerapan protokol kesehatan harus dilakukan secara ketat oleh masyarakat. Pasalnya, kunci keberhasilan dari penyebaran Covid-19 itu hanya dengan meningkatkan kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan. Seperti disiplinan untuk mencuci tangan, menjaga jarak, mengenakan masker, dan menghindari keramaian/berkerumun.

"Saya berharap protokol kesehatan betul-betul di terapkan oleh masyarakat, kata M.Joko Tranugroho, Bhabinkamtibmas Nagari III Koto Aur Malintang Selatan, Polsek IV Koto Aur Malintang, Polres Pariaman Kota, pada warga Kampung Tanjung Nagari III Koto Amal Selatan, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman, Senen 8 Maret 2021.

Pada kesempatan itu M.Joko juga mensosialisasikan Perda Adaptasi Kebiasan Baru (AKB).  Dihadapan warga M.Joko Tranugroho menjelaskan Perda Adaptasi Kebiasaan Baru itu penting untuk diketahui oleh masyarakat, karena mengingat sanksi dan denda bagi yang melanggarnya. 

Dalam pasal 12 di Perda itu mewajibkan setiap orang harus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menjaga daya tahan tubuh, dan rajin berolah raga. 

Kemudian, setiap orang yang melanggar kewajiban memakai masker terancam kurungan paling lama 2 hari atau denda paling banyak Rp250 ribu, katanya

Lanjut M.Joko mengatakan, Denda atau kurungan dapat dikenakan bila sanksi administrasi yang telah dijatuhkan tidak dipatuhi atau pelanggaran dilakukan lebih dari satu kali, ungkapnya.

"Kepada masyarakat saya ingatkan, Perda ini bersifat mandatori. Artinya bisa langsung diterapkan di daerah kabupaten dan kota, tanpa harus membuat Perda baru, dan bisa menjadi referensi hukum bagi pemerintahan terendah," katanya menjelaskan 

Sebenarnya kata M.Joko menjelaskan, ada atau tidaknya Perda tersebut masyarakat harus menyadari bahwa Covid-19 merupakan pendemi dan musuh bersama.  Karena Covid-19 tidak hanya menguji sistem kesehatan, tetapi juga menguji solidaritas kita sebagai bangsa dan masyarakat, ungkapnya (Firman Sikumbang)

Post a Comment

0 Comments