POLSEK SIKAKAP PERSIAPKAN KTN DESA MABOLAK

POLSEK SIKAKAP PERSIAPKAN KTN DESA MABOLAK

MENTAWAI, Pionir—Mendirikan kampung tangguh sebenarnya bukan seperti membangun bangunan baru mulai dari perencanaan hingga pembangunan betul-betul mendirikan baru, tetapi merupakan proses restrukturasi sistem yang telah ada di kampung bersangkutan.

Pernyataan itu disampaikan Kapolsek Sikakap, Polres Kepulauan Mentawai, Polda Sumatera Barat (Sumbar) AKP Tirto Edhi SH diengah kesibukannya mempersiapkan kampung tangguh nusantara (KTN) di desa Mabolak, Kamis 4 Maret 2021. 

Pada hari itu kata Tirto Edhi, ia bersama Camat Sikakap dan Kepala Dusun Sikakap serta  warga Desa Mabolak tengah mempersiapkan pembentukan KTN.

“Posisi asitensi kampung tangguh bukan membuat baru, tetapi lebih sebagai upaya mensistemkan komponen-komponen yang ada sekaligus mengupgrade SDM agar compatible dengan ketangguhan yang akan diinstall kemudian,” ujar Tirto Edhi menjelaskan.

Oleh karena itu kata Tirto Edhi, maka membangun kampung tangguh jangan sekali-kali membangun struktur baru yang terpisah dengan yang telah ada. 

“Kita hanya melakukan rekayasa sistem dengan tambal sulam dari yang telah ada,” kata Tirto Edhi. 

AKP Tirto Edhi mengatakan, secara  subtansial kampung tangguh  ini  merupakan  bentuk  gerakan  dan  bukan  program, sehingga  nafas  sistemnya  ada  pada  kegotong royongan.

“Kampung tangguh ini sepenuhnya  memanfaatkan  teori “social movement” sebagai basis gerakan, “teori of space” sebagai rujukan untuk penguasaan teritori, “social  practices  theory” untuk   mengarahkan   prilaku   orang,   serta “progressive  leadership theori” untuk  sistem  komando,” ulas AKP Tirto Edhi. (Firman Sikumbang)

Post a Comment

0 Comments