ADA HAL BERBEDA DISUA SAAT KAPOLRESTA PADANG BERBAGI TAKJIL

ADA HAL BERBEDA DISUA SAAT KAPOLRESTA PADANG BERBAGI TAKJIL

POLRESTA PADANG, Pionir—Pembagian takjil oleh berbagai kalangan, termasuk Kepolisian menjelang berbuka puasa di bulan Ramadan agaknya sudah menjadi pemandangan biasa. Namun pada Rabu 14 April 2021 itu ada pemandangan berbeda yang tampak nyata saat Kapolresta Padang, Polda Sumatera Barat (Sumbar) Kombes Pol. Imran Amrin, S.I.K, M.H bersama personelnya berbagi takjil di Jalan M. Yamin Depan Mako Polresta Padang dan Jalan Bagindo Aziz Chan depan Bank Mandiri.

Saat itu Kapolresta Padang yang merupakan putra asli Seberang Padang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang itu tak sungkan menyapa masyarakat menggunakan bahasa ibu, atau bahasa Minang.

Pria yang resmi menyandang pangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) semenjak 1 Januari 2021 itu dengan ramah bertutur : “Salamaik puaso sarato salamaik babuko dunsanak ambo sadonyo”.

Mendengar mantan Kabagdalops Roops Polda Sumbar itu menggunakan bahasa Minang, sontak saja masyarakat memberi respon positif. Ternyata dengan menggunakan bahasa ibu itu, Kombes Imran Amrin cukup membantu warga dari segi kognitif sehingga mereka lebih paham apa yang disampaikan Kapores tersebut.

Sementara itu Kombes Imran Amrin mengatakan, selain lebih dimengerti dan disadari oleh masyarakat, penggunaan bahasa daerah sebagai wujud nyata Polri dalam upaya mendekatkan diri dengan masyarakat. 

“Upaya pendekatan dengan menggunakan bahasa Minang ini agar kita lebih bermasyarakat dengan harapan Polri akan lebih dicintai masyarakat,” terang Imran Amrin.

Dalam pembagian takjil sebanyak 250 bungkus itu, Kapolresta Padang, Kombes Imran Amrin didampingi Kasat Intelkam AKP Ridwan, S.Ag, MH, Kasat Lantas Kompol Sukur Hendri Saputra, S.I.K, Perwira Sat Lantas dan personel Polresta Padang. (Firman Sikumbang)

Post a Comment

0 Comments