BEBASKAN KOTA PARIAMAN DARI ”PGOT” DAN KEBERADAAN ANAK PUNK

BEBASKAN KOTA PARIAMAN DARI ”PGOT” DAN KEBERADAAN ANAK PUNK

PARIAMAN KOTA, Pionir--- Senen pagi 12 April 2021 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pariaman bersama  Bhabinkamtibmas Kecamatan Pariaman Tengah, Polsek Kota Pariaman, Aipda Novri Andri tengah gencar melakukan razia Pengemis, Gelandang, dan Orang Terlantar (PGOT).  Termasuk para anak punk yang sering meminta-minta di lampu merah di KotaTabuik itu.

Kata Aipda Novri Andri,  kita bersama  Sat Pol PP Kota Pariaman melakukan penertibkan Pengemis, Gelandang, dan Orang Terlantar (PGOT) serta anak Punk. Setelah dilakukan peneretiban para PGOT beserta anak Punk itu diberikan pembinaan,” katanya. 

Dikatakan Aipda Novri Andri upaya itu dilakukan untuk menertibkan PGOT beserta anak Punk yang kerap menganggu ketertiban umum.  Bahkan menurut Novri Andri, terkadang para anak punk memaksa pengguna jalan untuk memberikan uang.

"Gerombolan anak punk yang berkeliaran ini meresahkan masyarakat. Jika tidak diberi uang mereka akan menggores mobil saat berhenti di Traffic Light/lampu lalu lintas,” katanya pada Pionir.

Dikatakan Novri Andri, tujuan kami menggelar patroli ini,  agar Kota Pariaman bersih dari PGOT dan anak Punk. Apalagi Kota Pariaman menjadi salah satu kota tujuan wisata, tentunya harus bebas dari penyakit masyarakat," ungkapnya. (Firman Sikumbang)

Post a Comment

0 Comments