JELANG HUT POLWAN KE73 Bukittinggi Kembali Jadi Perhatian Pusjarah Polri

JELANG HUT POLWAN KE73

Bukittinggi Kembali Jadi Perhatian Pusjarah Polri

BUKITTINGGI, Pionir—Polres Bukittinggi, Polda Sumatera Barat (Sumbar) mendapat perhatian dari tim Pusat Sejarah (Pusjarah) Polri yang dipimpin Kapusjarah Polri Brigadir Jendral (Brigjen) Polisi Apriastini Baktibugiansri K, S.I.K, pada Jumat 20 Agustus 2021.

Kedatangan Tim Pusjarah, yang merupakan unsur pendukung di bidang sejarah, museum dan perpustakaan Polri yang berada di bawah Kapolri ini disambut oleh didampingi Kapolres Bukittinggi AKBP. Dody Prawiranegara, SH, SIK, MH bersama PJU Polres setempat.

Kata AKBP Dody Prawiranegara kedatangan Kedatangan Tim Pusjarah Mabes Polri didampingi Tim Polda Sumbar yang dipimpin Kombes Pol Nina Febrilinda, SH. MH itu untuk melaksanakan Napak Tilas ke Monumen Polwan yang berdiri megah di Jalan Jendral Sudirman, Kota Bukittinggi.

Dikatakan kedatangan Jendral bintang satu yang juga menjabat sebagai Perwira Koordinator (Pakor) Polwan Republik Indonesia itu untuk melakukan pembinaan tradisi menjelang hari jadi ke-73 Polwan Republik Indonesia yang jatuh pada 1 September dan juga melaksanakan napak tilas untuk mengingat kembali sejarah Polwan, yang memang lahir di Kota Bukittinggi.

Dari data yang ada pada Pionir, ini kali keduanya Brigjen Apriastini Baktibugiansri berkunjung ke Museum Polwan Esti Bhakti Warapsari di Kota Bukittinggi. Sebelumnya pada tahun 2020 lalu Apriastini juga datang bersama tim ke kota itu, pada Rabu 19 Agustus 2020 lalu.

Dody Prawiranegara kepada Pionir Jumat sore 20 Agustus 2021 menjelaskan kedatangan Apriastini lulusan Sepolwan 1984 dan Secapa 1993 yang mengemban amanat sebagai Kepala Pusat Sejarah Polri sejak 3 Februari 2020 itu, lantaran sejarah Polwan memang diawali dari Kota Bukittinggi. Dari kota inilah, enam wanita terpilih yang menjadi perintis Polwan pertama di Indonesia.

Sementara itu dalam sambutannya Brigjen Apriastini Baktibugiansri mengatakan, Kegiatan tahun ini hampir sama dengan tahun sebelumnya, pembinaan tradisi menjelang hari jadi ke-73 Polwan Republik Indonesia selalu melaksanakan napak tilas. 

“Ini kita lakukan untuk mengingat kembali sejarah Polisi Wanita (Polwan) yang lahir di Kota Bukittinggi,” kata wanita kelahiran bulan April 1964 yang pernah menjadi ajudan Istri Presiden RI pada tahun 2004 ini.

Biasanya dalam melakukan napak tilas ini dilakukan dengan berjalan kaki dari Polres Bukittinggi menuju Monumen Polwan. Namun, karena pandemi Covid-19 hal tersebut tidak dilakukan pada tahun ini. (Firman Sikumbang)

Post a Comment

0 Comments