MUATAN KAPAL BERLEBIH, KAPOLSEK SIKAKAP TUNJUKAN KETEGASAN

MUATAN KAPAL BERLEBIH, KAPOLSEK SIKAKAP TUNJUKAN KETEGASAN

MENTAWAI, Pionir—Rabu 25 Agustus 2021 itu sebuah ketegasan baru saja ditunjukan Kapolsek Sikakap, Polres Kepulauan Mentawai, Polda Sumatera Sumatera Barat (Sumbar) AKP. Tirto Edhi, SH beserta Forkopinca dan pihak Dinas Perhubungan setempat.

Pada hari itu Tirto Edhi membatalkan keberangkatan KMP Ambu-Ambu dari Pelabuhan Sikakap Kepulauan Mentawai menuju Pelabuhan Bungus Kota, karena kelebihan muatan.

Tirto Edhi yang dihubungi Pionir, Sabtu 28 Agustus 2021, tindakan tegas itu harus dilakukan karena akibat kelebihan penumpang kapal miring 1,5 derajat ke kiri.

“KMP Ambu-Ambu yang akan berangkat dari Sikakap tujuan Padang itu muatannya berlebih, selain itu cuaca tidak bagus dan kapal dalam keadaan miring. Ini kita lakukan demi untuk keselamatan penumpang, sesuai informasi perkiraan cuaca dari BMKG tinggi gelombang air laut sekarang sekitar 1,50 meter sampai 2,50 meter," kata Edi Karan.

Dikatakannya, kapal itu berisi 13 mobil, dan barang-barang hasil bumi seperti jengkol dan pisang milik pedagang yang totalnya 300 ton. Karena penuhnya muatan, penumpang yang keluar masuk kapal harus berjalan di atas tumpukan karung.

Sementara itu Kapten Kapal KMP Ambu-Ambu menyebutkan, tonase atau muatan kapal KMP Ambu-Ambu 177 ton, sekarang ini muatan KMP Ambu-Ambu sekitar 300 ton, berlebih sekitar 123 ton.

“Untuk itu pihak kapal melakukan negosiasi dengan pedagang agar bersedia menurunkan sebagian barangnya agar kapal stabil kembali dan bisa diberangkatkan,” katanya. (Firman Sikumbang).

Post a Comment

0 Comments