Latihan Beladiri Polri, Tangkisan dan Serangan Silih Berganti

Latihan Beladiri Polri, Tangkisan dan Serangan Silih Berganti

Padang, Pionir—Jumat pagi 24 September 2021 itu sdekitar 80 orang anggota Subdit Dalmas Direktorat Samapta Polda Sumbar memenuhi halaman Mako Samapta. Masing-masing meperlihatkan sikap kuda-kuda dalam olahraga bela diri yang merupakan sikap sedia seorang pelaku bela diri dengan memposisikan kaki depan, ke samping, atau serong. Tergantung jenis kuda-kuda yang dilakukan.

Sejurus kemudian mereka mengambil posisi ishodori atau posisi berhadapan. Lalu seseorang diantara keduanya mencoba melakukan serangan Jodan Zuki menggunakan tangan kosong. Sementara yang satu lagi melakukan tangkisan dengan Agi Uke menggunakan tangan kiri yang dikombinasikan dengan Shuto Uchi dengan tangan kanannya.

Dalam latihan yang dipimpin Kasi Nego AKP Boy Agustianto.SH.MH, Komandan Kompi AKP Edi Yunasri SH.MH, Komandan Kompi 2 Iptu Sainol Saputra SH MH dan Komandan Kompi 3 Iptu Andra Nova SH.MH itu serangan dan tangkisan dari peserta latihan Beladiri Polri itu terlihat silih berganti. Tangkis Ude Uke ditambah Uraken Gyaku Zuki Chudan, De Ashi Harai dengan kaki kanan dan serangan Maigeri kaki kanan juga tak lupa diperlihatkan

Kata AKP Boy Agustianto latihan Beladiri Polri ini penting dilakukan untuk meningkatkan kemampuan anggota Subdit Dalmas Direktorat Samapta Polda Sumbar dalam hal keterampilan bela diri sebagai pendukung dalam pelaksanakan tugas di lapangan.

“Setiap anggota Subdit Dalmas harus mempunyai keterampilan di lapangan oleh karena itu harus dibekali dengan kemampuan Beladiri Polri, maka bela diri sangat penting bagi anggota Polri dengan menggunakan tangan kosong, penggunaan senjata api merupakan pilihan paling akhir anggota Polri untuk melumpuhkan pelaku kejahatan,” jelas Boy Agu. 

Dikatakannya, manfaat dan kegunaan bela diri sangat banyak, salah satunya adalah untuk melatih jiwa disiplin, menjaga kesehatan dan metabolisme bagi tubuh, karena bela diri sama dengan olahraga pada umumnya, namun berlatih bela diri digunakan untuk benteng pertahanan diri dari pelaku kejahatan maupun tindak kriminal.

“Mengingat ke depan tantangan tugas yang semakin berat, maka kegiatan rutin beladiri dilaksanakan anggota Subdit Dalmas akan terus dilaksanakan guna meningkatkan keterampilan dan kesiapsiagaan anggota karena selaku anggota polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyaraka. Dengan adanya kegiatan rutin bela diri baik fisik maupun teknik diharapkan anggota harus profesional dalam bertindak di lapangan guna masyarakat terjamin merasa aman dan nyaman dengan kehadiran polisi,” ujar Boy Agustianto. (Firman Sikumbang)

Post a Comment

0 Comments