Masih Ditemukan Warga Canduang yang “Madar”

 Masih Ditemukan Warga Canduang yang “Madar”

Bukittinggi, Pionir—Dalam rangka operasi yustisi dan mendukung program pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19 serta Adaptasi, personil gabungan TNI, Polri, Pol PP, BPBD dan Pemda Agam melakukan penegakan protokol kesehatan di komplek Pasar Serikat Lasi Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, kemarin.

Ternyata, meski pandemi Covid-19 telah berlangsung hampir dua tahun, dalam operasi itu petugas gabungan ini masih banyak menemukan warga yang “madar” alias tak mematuhi aturan protokol kesehatan (prokes).

Kapolsek IV Angkat Candung AKP Purwanta, SH kepada Pionir mengatakan, operasi ini dalam rangka mengimbau dan penegakan disiplin kepada masyarakat yang melakukan aktivitas agar memakai masker, jaga jarak dan tidak berkerumun.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat yang melakukan aktivitas baik di Pasar Serikat Lasi maupun tempat keramaian lainnya untuk mematuhi protokol kesehatan guna mencegah Covid-19,” tegas Purwanta.

Ia pun menegaskan Operasi Yustisi penegakan protokol kesehatan itu akan terus dilakukan di seluruh wilayah hukum Polsek IV Angkat Candung  guna mencegah penyebaran virus korona karena sampai saat ini peningkatan penularan Covid-19 sangat signifikan. 

Purwanta sempat mengungkapkan rasa kecewanya, karena dalam operasi itu masih ditemukan sebanyak 20 orang yang melanggar protokol kesehatan (prokes).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kapolsek IV Angkat Candung AKP Purwanta, SH, Kasi Perda Pol PP Yul Amar, SIP, Sekretaris BPBD Doni serta Wakapolsek Iptu Erman, SH. (Firman Sikumbang)


Post a Comment

0 Comments