Operasi Patuh Singgalang Utamakan Teguran

Operasi Patuh Singgalang Utamakan Teguran 


Pariaman Kota, Pionir—Polres Pariaman, Polda Sumatera Barat (Sumbar) melalui Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) tahun ini kembali melaksanakan Operasi Patuh Singgalang 2021. Operasi Patuh yang dilaksanakan secara nasional ini mengutamakan memberikan teguran dan sosialisasi terkait peraturan lalu lintas dan penerapan protokol kesehatan kepada pengendara.

Pernyataan itu disampaikan Kapolres Pariaman AKBP Deny Rendra Laksmana, M.Psi didampingi Kasat Lantas Polres Pariaman, Iptu Anggy Prasetiyo pada Pionir, Kamis 23 September 2021.

Kegiatan Operasi Patuh Singgalang 2021 kali ini kata Deny Rendra menjelaskan, 100 persen preemtif dan preventif yaitu bersifat sosialisasi, karena saat ini masih pandemi Covid-19.

Lebih jauh dikatakan Deny Rendra, Operasi Patuh Singgalang tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pengendara untuk mematuhi peraturan lalu lintas guna menekan terjadinya pelanggaran serta kecelakaan.

“Kegiatan operasi yang dilaksanakan dari tanggal 20 September sampai 3 Oktober 2021 itu dilakukan dengan cara berkeliling atau mobile. Jika ditemukan pengendara yang melanggar lalu lintas dan tidak taat protokol kesehatan secara kasat mata maka akan dilakukan teguran,” ujar Deny.

Kasat Lantas Polres Pariaman, Iptu Anggy Prasetiyo yang ikut mendampingi memberikan contoh, jika ada pengendara tidak menggunakan helm maka yang bersangkutan akan ditegur serta diminta untuk mencari helm sebelum diperbolehkan kembali mengendarai sepeda motor.

Anggy Prasetiyo menjelaskan, sebelum kegiatan dimulai pihaknya sudah melakukan 'hunting' (memburu).

Ia menyebutkan kegiatan pra-Operasi Patuh Singgalang dilaksanakan pada Rabu (15/9) pihaknya menjaring 71 orang yang melanggar peraturan lalu lintas dan pada Jumat (17/9) sebanyak 54 orang sedangkan jumlah kecelakaan di wilayah hukum itu pada tahun ini telah mencapai 111.

“Pada Operasi Patuh Singgalang pihaknya juga menyosialisasikan terkait protokol kesehatan kepada masyarakat di pasar, membagikan masker, serta memasang stiker 'Ayo Pakai Masker' di kendaraan pengendara. Kami juga membagikan masker kepada warga serta sembako kepada warga kurang mampu," kata Anggy Prasetiyo.

Dikatakannya dalam menjalankan operasi tersebut Polres Pariaman tidak saja melibatkan personel Satlantas namun juga personel dari berbagai instansi di daerah itu, diantaranya TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja.

Agenda operasi lalu lintas

Kapolres Pariaman AKBP Deny Rendra Laksmana mengatakan, di jajaran kepolisisan operasi yang dilakukan tidak hanya Operasi Patuh saja. Setiap tahun Polri memiliki beberapa agenda operasi lalu lintas. Tujuan utama, untuk menciptakan kondisi yang aman serta lancar di seluruh wilayah Indonesia.

“Jenis razia kendaraan bermotor selama satu tahun kurang lebih sekitar enam operasi yang dilakukan serentak secara nasional. Tetapi dari masing-masing operasi itu ada yang sifatnya hanya mengimbau saja, seperti Operasi Simpatik, namun ada juga yang langsung menindak tegas," kata Deny Rendra.

Dikatakan ada beberapa jenis operasi lalu lintas yang dilakukan serentak di Indonesia, yaitu Operasi Patuh. Jenis operasi ini dilakukan menjelang Ramadhan selama dua pekan. Tujuannya, untuk meminimalisir tingkat kecelakaan. 

Polisi akan memeriksa kelengkapan surat dan atribut kendaraan. Bahkan bisa juga yang melanggar langsung ditilang.

Setiap daerah punya nama operasi sendiri-sendiri, seperti Patuh Jaya di Jakarta, Lodaya di Jawa Barat, Patuh Candi di Yogyakarta, dan Jawa Tengah, serta masih banyak lagi tergantung Polda setempat.

Kemudian Operasi Ketupat, biasanya operasi ini dilaksanakan menjelang Idul Fitri. Tujuan utama, menertibkan arus mudik dan dilakukan pada H-7 hingga H+7 Lebaran. Polisi biasanya tidak menilang, tetapi hanya memberikan teguran agar arus lalu lintas aman dan lancar.

Selanjutnya Operasi Simpatik, agenda ini hanya memberikan peringatan kepada pengendara yang melanggar aturan lalu lintas. Kegiatan ini rutin diadakan setiap tahun selama 21 hari dan berlaku nasional.

Lalu Operasi Zebra, jenis operasi ini biasanya dilakukan menjelang akhir tahun. Dalam operasi ini Polisi akan mengecek kelengkapan surat serta atribut lainnya. Jika tidak sesuai maka akan langsung diberikan sanksi seperti tilang sesuai dengan aturan yang berlaku.Serta Operasi Lilin dan Operasi Lintas. (Firman Sikumbang)


Post a Comment

0 Comments