Polres Bukittinggi Berharap Kenaikan Tipologi Terealisasi

Polres Bukittinggi Berharap Kenaikan Tipologi Terealisasi

Keberadaan Kota Bukittinggi yang tidak begitu jauh dari ibukota provinsi dan merupakan daerah kunjungan wisata dari wisatawan berbagai negara di dunia serta menjadi salah satu pusat perdagangan grosir terbesar di Pulau Sumatra, menjadi salah satu alasan Polres Bukittinggi diusulkan menjadi Polresta Bukittinggi. Semoga kenaikan tipologi ini terealisasi !

Bukittinggi, Pionir—Masyarakat Kota Bukittinggi khususnya dan masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) umumnya saat ini tengah berharap Polres Bukittinggi akan meningkat statusnya menjadi Polres Kota (Poresta) Bukittinggi.

Untuk mewujudkan harapan itu, seperti diketahui Polda Sumbar telah mengusulkan mengusulkan kepada Mabes Polri agar Polres Bukittinggi bisa segera naik dari Tipe D menjadi Tipe C atau setara Polresta.

Meningkatnya status Polres Bukittinggi menjadi Polresta tersebut, sepertinya akan segera terealisasi. Sebab, Polres Bukittinggi pada Kamis 30 September 2021, telah didatangi oleh Tim Studi Kelayakan Perubahan Tipe Polres dari Mabes Polri, dan didampingi dari Biro Rena Polda Sumbar.

Tim dari Mabes Polri ini dipimpin Brigjen Pol Drs. Budi Yuwono, SH (Karolemtala Srena Polri), anggota tim masing-masing Kombes Pol Drs. A.A Sagung Dian Kartini (Kabaglemwil Baglemwil), AKBP Bambang Purboyo, SE (Kasubbaglemwil Baglemwil), Briptu Mila Cahyani, SH, (Bamin Baglemwil), dan Bripda Dafri Firnannda (Bamin Urtu Rolemtala).

Sementara pendamping dari Polda Sumbar Kombes Pol Dharu Siswanto (Karo Rena Polda Sumbar), AKBP Dra. Warni, Pembina M. Ahmadi, E, Briptu M.Fikri, S.H, Bripda Arif Rahman, dan Bripda M. Arif Fauzi.

AKBP Dody Prawiranegara, SH, SIK selaku Kapolres Bukittinggi saat itu mengucapkan selamat datang kepada semua tim. Kemudian Kapolres melakukan paparan perubahan tipe Polres Bukittinggi di hadapan tim. 

Kapolres berharap untuk dapat direstui perubahan tipe Polres Bukittinggi menjadi Polresta, dari Polres type D menjadi Polres type C, melalui Mabes Polri dan Kementerian PANRB, karena Polresta Bukittinggi saat ini menghadapi banyak tantangan tugas yang begitu komplek seiring perkembangan zaman.

Sementara ketua tim Brigjen Budi Yuwono berpesan, dalam pelaksanaan tugas Polri yang Presisi saat ini agar pelayanan kepada masyarakat harus ditingkatkan. 

Ia mengatakan, studi kelayakan yang dilakukan Tim Assisten Perencanaan (Srena) Mabes Polri saat ini akan diajukan ke Kementerian PANRB, dan disana akan dilakukan pengkajian layak tidaknya Polres Bukittinggi menjadi Polres Kota Bukittinggi. 

Selesai memberikan sambutan, selanjutnya tim melakukan pengecekan ke ruangan terpadu satu atap, ke ruangan Sat Reskrim, kemudian dilanjutkan pendalaman segala administrasi yang dibutuhkan.

Sementara itu Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara disela-sela kegiatanya kepada Khazanah mengatakan, untuk mengubah status tipologi Polres Bukittinggi menjadi Polresta tentu ada syarat-syarat yang harus dilengkapi. 

“Untuk itu, sesuai arahan dari Polda Sumbar, persyaratan-persyaratan tersebut telah mulai kita lengkapi,” kata Dody.

Dikatakannya, usulan naik tipologi tersebut tentu akan ditelaah lagi oleh Mabes Polri dan diajukan ke Kementerian PANRB, lalu dikaji mengenai kelayakannya (naik tipe C),” kata Dody menjelaskan.

Dody pun mengakui bahwa hal itu memang membutuhkan waktu yang cukup lama agar kenaikan tipologi bisa terealisasi. 

Namun kata dia menambahkan, jika dilihat dari posisi Polres Bukittinggi yang sangat strategis, tidak menutup kemungkinan akan bisa terealisasi.

Keberadaan Bukittinggi yang tidak begitu jauh dari ibukota provinsi yang merupakan salah satu pusat perdagangan grosir terbesar di Pulau Sumatra serta merupakan daerah wisata dari wisatawan berbagai negara di dunia serta merupakan kota dengan PDRB terbesar kedua di Sumatra Barat, setelah Kota Padang, tentu membutuhkan penanganan wilayah yang tidak bisa dilakukan dengan cara biasa saja dan harus secara khusus dan tentunya memadai. 

Seperti diketahui, Kota Bukittinggi ini pada zaman kolonial Belanda disebut dengan Fort de Kock dan mendapat julukan sebagai Parijs van Sumatra. Bukittinggi dikenal sebagai kota perjuangan bangsa dan merupakan tempat kelahiran beberapa tokoh pendiri Republik Indonesia, di antaranya adalah Mohammad Hatta dan Assaat yang masing-masing merupakan proklamator dan pejabat presiden Republik Indonesia, rasanya Polres Bukittinggi sudah layak pola naik tipe menjadi Polresta, (Firman Sikumbang)


Post a Comment

0 Comments