SISWA SMAN 2 BUKITTINGGI DIVAKSIN

SISWA SMAN 2 BUKITTINGGI DIVAKSIN

Polres Bukittinggi Upayakan Herd Immunity untuk Pelajar

Bukittinggi, Pionir-- Kapolres Bukittinggi, Polda Sumatera Barat (Sumbar) AKBP Dody Prawiranegara, SH, SIK, MH meyakini bahwa semakin banyak orang yang kebal terhadap suatu penyakit, semakin sulit bagi penyakit tersebut untuk menyebar karena tidak banyak orang yang dapat terinfeksi.

Karena itu kata Dody pada Pionir, Rabu (01/09/2021), kekebalan kelompok atau yang dikenal dengan istilah herd immunity atau merupakan kondisi ketika sebagian besar orang dalam suatu kelompok telah memiliki kekebalan terhadap penyakit infeksi tertentu. 

Dikatakan Dody, untuk membentuk herd immunity bagi sekolah-sekolah yang ada di wilayah hukumnya, maka mulai hari ini Rabu 1 September 2021 sampai Sabtu 4 September 2021, Polres Bukittinggi  melakukan pelayanan vaksin kepada sekolah-sekolah SMA/SMU baik negeri maupun swasta yang ada di Kota Bukittinggi.

“Kebetulan pada hari Rabu ini jadwal pelayanan vaksinnya dilakukan di SMAN 2 Bukittinggi,” kata Dody menjelaskan.

Saat melakukan pengecekan  di SMAN 2 Bukittinggi, Dody yang didampingi Waka Polres Kompol Sukur Hendri Saputra, SIK, Kasat Intelkam AKP Boby Sandra, SH, Kasubbag Humas AKP R.H. Sitinjak, SH, Kasubbag Hukum AKP S.Siagian, SH, dan Iptu Fitria itu mengatakan,  Gerai Vaksin Presisi yang dilaksanakan di SMAN 2 saat ini kepada para pelajar itu dalam rangka  melayani masyarakat di Gerai Vaksin Presisi tahun 2021.

Dikatakan, ini sesuai dengan instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada seluruh jajaran di Polda, dan Polres untuk membuka Gerai Vaksin Presisi guna memfasilitasi dan mempercepat  pelaksanan vaksin kepada masyarakat, dan juga kepada para anak-anak Indonesia termasuk pelajar yang belum divaksin.

“Ini dilaksanakan untuk mencapai target pelaksanaan vaksin di Wilayah Indonesia, agar seluruh masyarakat dapat terhindar dari Covid-19. Diharapkan semua pelajar SMAN 2 Bukittinggi yang sudah layak divaksin agar mau dilakukan vaksin, dan melalui itu diharapkan akan terjadi herd imunity di lingkungan sekolah,” kata Dody mengimbau.

Dikatakan Dody, Gerai Vaksin Presisi Polres tersebut sama sekali tidak memungut biaya atau gratis. Dalam kegiatan di SMAN 2 itu, kata Dody menambahkan, vaksin jenis Sinovac didroping khusus oleh Polri. Sedangkan sebagai tenaga vaksinator dari Puskesmas Guguk Panjang serta Puskesmas Nilam Sari Kota Bukittinggi.

Dody Prawiranegara mengatakan, vaksinasi itu sangat penting sekali artinya, sebab cara yang dapat ditempuh untuk mendapatkan kekebalan pada banyak orang sekaligus adalah vaksinasi. 

“Ambillah contoh vaksinasi polio. Ketika seseorang mendapatkan vaksin polio, tubuhnya membentuk kekebalan spesifik terhadap virus polio itu,” ujarnya.

Jadi kata Dody menambhakan, suatu saat ketika ada virus polio memasuki tubuh orang tersebut, sistem imun tubuhnya telah siap melawan virus, sehingga virus ini mati dan tidak sampai menyebabkan penyakit polio. Dengan begitu, virus juga tidak bisa menyebar ke orang lain.

“Bayangkan bila dalam waktu yang bersamaan, hampir semua orang dalam suatu kelompok yang sama dengan orang tadi juga memiliki kekebalan terhadap virus. Tentunya kesempatan virus untuk menyebabkan penyakit dan menular menjadi sangat kecil,” uajarnya.

Secara otomatis kata Dody menjelaskan, kondisi ini juga dapat memberikan perlindungan kepada orang yang belum mendapatkan vaksin, seperti vaksin Covid-19 tersebut.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi Drs. H. Erwin Umar, M.Pd, mengungkapkan sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada Kapolres Bukittinggi atas pelaksanaan Gerai vaksin Presisi yang dilakukan di SMAN 2 Bukittinggi tersebut.

Ia pun menumpangkan harapan setelah pelaksanaan vaksin ini akan dapat terbentuk herd imunity di SMAN 2 Kota Bukittinggi tersebut.

Hal yang sama juga ditunjukan Ermizar, S.Pd, M.Si selaku Kepala SMAN 2 Bukittinggi. Ia  juga menyambut baik serta mengapresiasi kegiatan vaksinasi Polres Bukittinggi di sekolah tersebut. (F2)


Post a Comment

0 Comments