Kapolda Sumbar Hadiri Upacara Peringatan HUT TNI ke-76

Kapolda Sumbar Hadiri Upacara Peringatan HUT TNI ke-76 

Padang, Pionir— Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Teddy Minahasa Putra, SH, S.IK menghadiri upacara peringatan HUT ke-76 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2021 di Mako Lanud Sutan Syahrir, Selasa (05/10/3021).

Kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, SIK, M.Si, upacara yang diselenggarakan secara virtual itu, dipimpin inspektur upacara Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo secara langsung di Istana Negara.

Selain Kapolda Sumbar, juga tampak hadir Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Danrem 032 Wirabraja Brigjen TNI Arief Gajah Mada, Danlantamal II Padang, Danlanud Sutan Syahrir Kejaksaan Tinggi Sumbar.

Dikatakan Satake Bayu, Presiden Joko Widodo (Jokowi, Red) dalam pidatonya saat menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-76 TNI, menyampaikan beberapa pesan penting. Antara lain, Presiden menyebut hari ini kita masih berada dalam bayang-bayang pandemi Covid-19. Bila diibaratkan sebagai perang, melawan virus Covid-19 saat ini seperti dalam perang yang berlarut-larut.

“Dalam kesempatan itu bapak Presiden Jokowi juga memuji peran besar TNI dalam menangani pandemi Covid-19,” ujar Satake.

Presiden mengatakan, rakyat, bangsa, dan negara juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran TNI yang selalu menjadi penjaga utama kedaulatan bangsa, menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta melindungi bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dari segala ancaman dan gangguan.

“Sampai dengan hari ini kita masih berada dalam bayang-bayang pandemi Covid-19. Bila diibaratkan sebagai perang, melawan virus Covid-19 saat ini seperti dalam perang yang berlarut-larut, perang yang sangat menguras tenaga, menguras pikiran, mental, dan semangat juang. Perang yang membutuhkan kewaspadaan, kecepatan, sinergi, dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi,” kata presiden dalam pidatonya.

Presiden kata Satake Bayu, juga mengimbau para prajurit TNI dan para Purnawirawan TNI, dalam menghadapi spektrum ancaman yang semakin luas, transformasi pertahanan harus terus dilanjutkan untuk meletakkan fondasi bagi pembentukan kapabilitas pertahanan modern yang relevan dengan perkembangan teknologi militer terkini. Sehingga TNI dapat bertransformasi menjadi kekuatan pertahanan Indonesia yang mampu berperan di lingkungan strategis regional maupun global. 

“Bapak presiden juga mengatakan, penguatan budaya strategis prajurit dan perwira TNI harus tetap menjadi fondasi utama transformasi pertahanan, yaitu TNI yang manunggal dengan rakyat, dengan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta yang defensif aktif dengan pertahanan berlapis, dan memanfaatkan lompatan teknologi militer dan investasi pertahanan yang terencana,” ujar Satake Bayu. (Firman Sikumbang)


Post a Comment

0 Comments