Silaturahmi Warga Flamboyan Berasa Benar Minangkabaunya

Silaturahmi Warga Flamboyan Berasa Benar Minangkabaunya

Padang, Pionir—Pos Pemuda Flamboyan, Kelurahan Padang Baru Barat, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang pada Sabtu siang 19 Maret 2022 itu tampilannya tak seperti biasanya.

Bahkan di bawah tenda berukuran besar berwarna coklat muda itu juga tampak kaum ibu yang lazim disebut bundo kanduang berpakaian baju kuruang basiba lengkap dengan tingkuluak dan kain jaonya.

Baju kurung basiba yang digunakan kaum ibu warga Flamboyan Baru saat itu, kata salah seorang warga yang akrab disapa mande, sebagai bentuk perwujudan bahwa masyarakat Minangkabau memegang falsafah adat basandi syara syara basandi kitabullah.

Sementara kaum prianya mengenakan baju taluak balango plus peci dan lengkap pula dengan kain bugih yang dikalungkan di leher.

Kata warga yang akrab disapa mande tersebut, hari itu warga dan pemuda Flamboyan Baru melaksanakan acara silaturahmi menyambut bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah dengan  menghadirkan Ketua Umum LKAAM Sumatera Barat Dr H Fauzi Bahar Dt. Nan Sati, Msi dan dihadiri puluhan warga setempat dengan mengenakan pakaian tradisional Minangkabau. Juga tampak pula saat itu warga Flamboyan yang juga mantan Dirut Bank Nagari H. Suryadi Asmi SE, MM gelar Datuak Rajo Nan Sati.

“Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk menjalin silaturahmi untuk mempererat persaudaraan dan keakraban khususnya sesama warga Flamboyan Padang Baru Barat, dengan menggelar acara makan barapak atau disebut juga makan bajamba,” katanya.

Dalam sambutanya, Fauzi Bahar mengungkapkan rasa syukur yang mendalam kepada Allah SWT atas karunia-Nya dengan terselenggara acara silaturahmi warga Flamboyan Padang Baru Barat tersebut. 

“Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, kami mohon maaf kepada warga Flamboyan dan tamu, semoga ibadah puasa kita nantinya lancar dan diridhoi Allah Swt,” ujar Fauzi Bahar.

Sementara Suryadi Asmi yang merupakan salah seorang warga Flamboyan, saat itu mengatakan, dengan adanya silaturahmi antar warga akan terbina kekompakan dan rasa kekeluargaan.

Ia juga mengatakan, terkait produktifitas kerja selama bulan Ramadhan, bagi warga yang masih aktif bekerja, yang seharusnya senantiasa tetap aktif dan berimbang dengan ibadah yang dilakukan selama bulan suci. Sementara bagi yang sudah purnatugas, diharap dapat fokus meningkat amalan dan pengetahuan agamanya. (Firman Sikumbang)

Post a Comment

0 Comments