Tim Puslitbang Mabes Lakukan Penelitian Tingkat Kepercayaan Masyarakat Terhadap Kinerja Polri di Polres Pariaman

Tim Puslitbang Mabes Lakukan Penelitian Tingkat Kepercayaan Masyarakat Terhadap Kinerja Polri di Polres Pariaman

Pariaman Kota, Pionir-- Senen 30 Mei 2022 Polres Pariaman, Polda Sumatera Barat (Sumbar) menerima Kedatangan TIM Puslitbang Polri dalam rangka penelitian tentang tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri T.A 2022.

Kedatangan TIM Puslitbang Polri itu disambut hangat oleh Kapolres Pariaman AKBP Abd. Azis. S.IK beserta Pejabat Utama Polres Pariaman.

Tim Puslitbang dari Mabes Polri itu  dipimpin oleh Kombes Pol Nasrul Fahmi, SH, M.Si di dampingi oleh Kompol Meirina Mushiha, S.E.,S.I.K Penata TK I Zainal Fatoni S.KM., M.P.H., Penata Budi Prayitno A.Md. juga didampingi oleh Rorena Polda Sumbar, AKP Rommy Kurnia Putra, S.Kom., Briptu Muhammad Fikri, S.H 

Kegiatan itu dihadiri oleh Kapolres Pariaman AKBP ABD. Azis, S.IK, Wakapolres Pariaman Kompol Jon Hendri S.H., dan Pejabat Utama  PJU Polres Pariaman berserta peserta FGD di antaranya Tokoh Adat, Tokoh Agama, Guru, Pemuda, dan perangkat Desa.

Kapolres Pariaman AKBP Abd, Azis. S. IK melalui Kasubag Humas AKP Syafrudin mengatakan, Kegiatan Puslitbang ini bertujuan untuk  mendapatkan masukan dan saran untuk dijadikan rekomendasi kebijakan strategis bagi pimpinan Polri terhadap tata kelola dan kinerja dilingkungan Polres Pariaman dan Jajaran. Sehingga dapat menjadi lebih baik dalam mendukung tugas Kepolisian dalam pelayanan kepada masyarakat.

"Kegiatan ini sebagai tolak ukur untuk mengetahui Kinerja Kepolisian  di Polres Pariaman dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya 

Syafrudin mengatakan, dalam penelitian itu TIM Puslitbang Polri menggunakan metode kuantitatif melalui penyebaran kuesioner ke masyarakat secara online. Disamping itu juga mengunakan metode kualitatif melalui diskusi kelompok  dan wawancara mendalam (indepth interview), katanya

Dikatakan Syafrudin, selain kuesioner juga dilakukan FGD internal Kepolisian dengan peserta perwakilan satuan fungsi operasional, selain itu ada wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, guru dan perangkat desa, ucapnya (Awik/Firman Sikumbang)


Post a Comment

0 Comments