Kapolsek Sungai Geringging Ungkapkan Empati pada Keluarga Murniati

Kapolsek Sungai Geringging Ungkapkan Empati pada Keluarga Murniati

Sungai Geringging, Pionir—Kapolsek Sungai Geringging, Polres Pariaman, Polda Sumatera Barat Iptu Bambang Adrian SH, pada Jum’at, jam 10.30 WIB itu tak bisa menyembunyikan rasa sedih dan harunya manakala melihat seorang wanita tua, Murniati (60 tahun) tergolek lemah di pembaringan seadanya yang berada di ruang tamunya.

Kedatangan Bambang Adrian bersama Kanit Binmas Aipda Jhony Welmi, Aipda Novri A Bhabinkamtibmas Sungai Sirah Kuranji Hulu, Bripka Fahmi Bhabinkamtibmas Korong Koto Tinggi dan Brigadir Irdiawan saat itu untuk mengungkapkan empati melalui progran ‘Jum’at Berbagi’ pada wanita yang sudah ditinggal mati oleh sang suami semenjak 11 tahun lalu.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 2,5 kilometer dari kantor Polsek Sungai Geringging, Polres Pariaman, Polda Sumatera Barat (Sumbar) di Jalan Raya Batu Bulan, Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman menuju rumah Murniati di Korong Koto Tinggi, Nagari Batu Gadang Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging yang secara administratif berada dalam wilayah Pemerintahan Kabupaten Padang Pariaman dan secara yuridis merupakan wilayah hukum Polsek Sungai Geringging, Polres Pariaman, Bambang Adrian dibuat terpana. Sebab jalan menuju Korong Koto Tinggi masih dipenuhi pepohonan besar layaknya hutan rakyat. Bahkan beberapa ratus meter menuju rumah itu masih dalam kondisi jalan tanah. 

Yang membuat kerongkongan Bambang Adrian terasa tercekik lantaran menahan haru, karena kedatangannya disambuat anak perempuan wanita tua itu bernama Zaituti (35 tahun) seorang penyandang tunawicara (bisu), yang mermiliki kelainan baik dalam pengucapan (artikulasi) bahasa maupun suara dari bicara normal, sehingga menimbulkan kesulitan dalam berkomunikasi lisan dengan Bambang Adrian.

Keharuan itu makin terasa komplit mana kala suami dari Zaituti yang bernama Fahmi (39 tahun) mencoba untuk membantu menjembatani untuk berkomunikasi dengan Bambang Adrian. Namun ternyata sang suami juga seorang penyandang tunawicara.

Untunglah tak berapa lama datang adik dari Murniati bernama Suryanti (42 tahun) yang tinggal tak berapa jauh dari rumah tersebut. Kedatangan Suryanti saat itu juga didapingi Wali Korong Koto Tinggi, Rizal Chaniago. 

Kepada wali korong Bambang Adrian menyatakan maksud untuk berbagi paket sembako dan beras pada Murniati yang sudah tergolek tak berdaya karena mengalami lumpuh selama 2,5 tahun belakangan.

Saat ditanya Pionir tentang program berbagi yang dilakukan Polsek Sungai Geringging tersebut, Bambang Adrian mengatakan bahwa apa yang dilakukan itu sesuai dengan perintah Kapolres Pariaman AKBP Abd. Aziz SIK.

“Bapak Kapolres selalu mengingatkan agar para Kapolsek berinovasi membuat program-program yang langsung menyentuh pada masyarakat agar citra Kepolisian di mata masyarakat selalu positif. Perintah bapak Kapolres itu kami aplikasikan melalui program Jum’at Berbagi,” kata Bambang Adrian. (Firman Sikumbang)

Post a Comment

0 Comments