Perkuat Dubalang di Nagari, Bentengi Pelaku Menyimpang di Ranah Minang
Ungkapan tersebut disampaikan dalam dialog antara Firman Sikumbang, Ketua Forum Anak Nagari Sumatera Barat, dengan Ketua Badan Koordinator Kerapatan Anak Nagari (Bakorkan) Kota Padang, Datuak Zubardi Koto Angkat Dirajo. Dalam pertemuan itu, keduanya menegaskan bahwa penguatan dubalang tidak hanya menyangkut kewenangan, tetapi juga dukungan nyata dari ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, serta pemerintah nagari agar memiliki legitimasi moral dan sosial yang kokoh.
Firman Sikumbang menyampaikan keprihatinannya melihat situasi Ranah Minang saat ini. Ia menilai berbagai persoalan sosial mulai menunjukkan peningkatan, mulai dari praktik prostitusi hingga jumlah pengguna narkotika yang terus bertambah dari tahun ke tahun. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi sinyal bahwa nilai adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah seakan tidak lagi sepenuhnya dijadikan acuan dan pedoman hidup oleh sebagian masyarakat Minangkabau.
Dengan sinergi seluruh unsur masyarakat, setiap potensi gangguan diharapkan dapat diselesaikan secara arif sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar. Ranah Minang harus tetap menjadi ruang yang aman bagi generasi muda untuk tumbuh dengan jati diri yang berakar kuat pada adat dan nilai keislaman. Karena itu, seruan moral pun digaungkan: mari kita selamatkan Ranah Minang dari berbagai bentuk penyimpangan yang mengancam sendi kehidupan masyarakat.
Menjaga nagari berarti menjaga masa depan. Memperkuat dubalang hari ini merupakan investasi sosial agar Ranah Minang tetap tegak, bermartabat, dan terlindungi untuk generasi kini dan mendatang. (Boby)


0 Comments