Langkah Nyata Berantas Narkotika, Gagasan Kapolsek Pasaman, AKP Zulfikar Didorong ke Tingkat Provinsi

iklan adsense

Langkah Nyata Berantas Narkotika, Gagasan Kapolsek Pasaman, AKP Zulfikar Didorong ke Tingkat Provinsi


PASAMAN BARAT, PIONIR--Tidak berkesudahan membahas penindakan narkotika di Sumatera Barat. Berbagai ide dan gagasan terus bermunculan sebagai bentuk kegelisahan bersama dalam mencari formulasi terbaik untuk memutus mata rantai peredaran barang haram tersebut. Salah satu masukan yang dinilai tajam, berani, dan menyentuh akar persoalan datang dari Kapolsek Pasaman, Polres Pasaman Barat, AKP Zulfikar.

Sebagai urang sumando urang Minang, AKP Zulfikar memandang bahwa upaya pemberantasan narkotika tidak bisa berjalan parsial. Ia menekankan pentingnya keterlibatan aktif pemerintah dalam mendukung, menyokong, dan mendorong para konselor serta pegiat anti narkotika agar mampu bekerja lebih maksimal di lapangan. Menurutnya, peran konselor selama ini masih belum mendapatkan perhatian optimal, padahal mereka berada di garis depan dalam upaya pemulihan dan pencegahan.

Tidak hanya itu, AKP Zulfikar juga melontarkan gagasan progresif dengan mengusulkan adanya sistem penghargaan di tingkat Polsek. Skema ini dinilai dapat menjadi pemicu semangat bagi aparat dalam mengungkap kasus-kasus narkotika. Ia juga menegaskan perlunya penentuan takaran barang bukti yang jelas serta transparansi nominal dalam setiap pengungkapan. Dengan adanya standar yang terukur, maka penanganan kasus akan lebih profesional, akuntabel, dan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Gagasan tersebut disampaikan dalam suasana penuh keakraban saat AKP Zulfikar menjamu Ketua Lembaga Anti Narkotika (LAN) Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang, di Mikel Bonakel Cafe yang berada tepat di depan Mapolres Pasaman Barat, pada Senin malam, 6 April 2026. 

Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, namun juga ruang diskusi serius yang melahirkan sejumlah gagasan strategis. Turut hadir dalam kesempatan itu, Kasi Humas Polres Pasaman Barat, Taslim Agung, dan Sekretaris LAN Provinsi Sumatera Barat Afrialdi Masbiran, SH, M.Hum yang ikut menyimak jalannya diskusi.

Menanggapi hal tersebut, Firman Sikumbang menyatakan bahwa ide dan saran yang disampaikan AKP Zulfikar sangat relevan dengan kondisi saat ini. Ia menilai bahwa persoalan narkotika tidak cukup hanya dibahas dalam forum diskusi atau sebatas wacana, melainkan harus di iringi dengan tindakan nyata yang terukur dan berkelanjutan.

“Benar juga apa yang disampaikan AKP Zulfikar. Persoalan narkotika ini tidak bisa hanya kita diskusikan tanpa aksi nyata. Harus ada langkah konkret di lapangan. Efek jera kepada pelaku juga harus dilakukan secara masif agar ada dampak signifikan,” tegas Firman.

Lebih lanjut, Firman Sikumbang menegaskan komitmennya untuk membawa gagasan tersebut ke level yang lebih tinggi. Ia berencana akan mempresentasikannya secara langsung kepada Gubernur Sumatera Barat dan Kapolda Sumbar. Selain itu, ia juga akan menuangkan konsep tersebut dalam bentuk tertulis untuk disampaikan kepada Kesbangpolinmas Provinsi Sumatera Barat sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan strategis ke depan.

Menurutnya, jika gagasan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, maka akan tercipta sinergi yang kuat antara semua pihak, mulai dari tingkat provinsi hingga ke tingkat Polsek. Sinergi inilah yang diyakini menjadi kunci utama dalam mempersempit ruang gerak pelaku narkotika.

Dengan adanya kolaborasi pemikiran antara aparat kepolisian dan lembaga anti narkotika, diharapkan lahir langkah-langkah konkret yang tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga preventif dan edukatif. Harapannya, Sumatera Barat dapat menjadi daerah yang lebih tangguh dalam menghadapi ancaman narkotika, sekaligus melindungi generasi muda dari bahaya laten yang terus mengintai, tuturnya (tim)

iklan adsense

Post a Comment

0 Comments