Sekretaris LAN Bungus Teluk Kabung Berkomitmen Perangi Narkotika Melalui Penguatan Adat, Agama, dan Peran Masyarakat

iklan adsense

Sekretaris LAN Bungus Teluk Kabung Berkomitmen Perangi Narkotika Melalui Penguatan Adat, Agama, dan Peran Masyarakat


Sekretaris LAN Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Hengki Junaidi

PADANG, PIONIR– Sekretaris LAN Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Hengki Junaidi, menegaskan komitmennya untuk terus memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Bungus Teluk Kabung melalui penguatan nilai-nilai adat, agama, serta keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

Menurut Hengki, Kecamatan Bungus Teluk Kabung merupakan salah satu wilayah di Kota Padang yang hingga kini masih memegang teguh nilai-nilai adat Minangkabau dan kehidupan beragama yang kuat. Nilai-nilai tersebut menjadi modal sosial yang sangat penting dalam menjaga ketahanan masyarakat. Namun di balik itu, masih terdapat ancaman serius berupa penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang dapat merusak masa depan generasi muda.

"Daerah Bungus Teluk Kabung dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi adat dan agama. Namun kita tidak boleh menutup mata karena masih ada ancaman yang menggerogoti sebagian masyarakat, yaitu peredaran gelap narkotika. Kondisi ini harus menjadi perhatian dan tanggung jawab kita bersama," ujar Hengki.

Sebagai Sekretaris LAN Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Hengki menegaskan dirinya bersama seluruh jajaran pengurus akan terus bergerak melakukan upaya pencegahan melalui edukasi, sosialisasi, dan membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

"Kami akan menjalin kerja sama dengan Forkopimcam, pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh adat, alim ulama, Bundo Kanduang, serta pemuda Parik Paga Nagari. Insya Allah dalam waktu dekat kami akan duduk bersama dengan Ketua KAN Bungus dan Ketua KAN Teluk Kabung untuk menyusun langkah-langkah strategis dalam memperkuat peran adat dalam memerangi peredaran gelap narkotika," katanya.

Hengki menilai peran niniak mamak harus dikembalikan sebagaimana mestinya sebagai pembimbing dan pelindung anak kemenakan di dalam kaum. Menurutnya, penguatan fungsi keluarga, kaum, dan lembaga adat merupakan benteng pertama dalam mencegah generasi muda terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkotika.

"Kami ingin mengembalikan peran dan fungsi niniak mamak dalam kaum. Selain itu, tokoh agama, Bundo Kanduang, serta pemuda Parik Paga Nagari harus diberdayakan menjadi garda terdepan dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Bungus Teluk Kabung. Jika seluruh unsur bergerak bersama, kami optimistis daerah ini dapat menjadi wilayah yang tangguh terhadap ancaman narkoba," tegasnya.

Komitmen tersebut disampaikan Hengki Junaidi saat berdiskusi secara virtual bersama Ketua LAN Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang, pada Sabtu, 27 Juni 2026.

Sementara itu, Ketua LAN Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang, memberikan apresiasi atas semangat dan komitmen yang di tunjukkan pengurus LAN Kecamatan Bungus Teluk Kabung dalam membangun gerakan pemberantasan narkotika yang melibatkan seluruh unsur masyarakat.

Firman Sikumbang mengatakan, pertemuan yang akan digelar bersama para niniak mamak, tokoh adat, alim ulama, Bundo Kanduang, pemuda, dan unsur masyarakat nantinya tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika.

"Insya Allah, pada pertemuan tersebut LAN Sumatera Barat akan menghadirkan senator senior Sumatera Barat, Drs. H. Syamsu Rahim, serta Dr. dr. Erdanela Setiawati, MM, FISPH, FISCM, sebagai narasumber. Kehadiran beliau diharapkan mampu memberikan wawasan dan motivasi kepada para pemangku adat serta tokoh masyarakat mengenai pentingnya peran bersama dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika," ujar Firman.

Menurut Firman, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya serius LAN Sumatera Barat dalam memperkuat gerakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang berbasis masyarakat dan kearifan lokal.

"Perang melawan narkotika bukan hanya tugas aparat penegak hukum atau pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Di Minangkabau, lembaga adat memiliki pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, kita ingin menghidupkan kembali peran niniak mamak, alim ulama, Bundo Kanduang, serta pemuda Parik Paga Nagari sebagai benteng sosial dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkotika," tegas Firman.

Ia berharap sinergi antara LAN Sumbar, pemerintah daerah, Badan Narkotika Nasional, Forkopimcam, lembaga adat, tokoh agama, dan seluruh komponen masyarakat dapat menjadi contoh gerakan P4GN berbasis kearifan lokal yang mampu mewujudkan Bungus Teluk Kabung sebagai wilayah yang aman, sehat, serta bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, tuturnya (tim)

iklan adsense

Post a Comment

0 Comments