Kolaborasi Lintas Sektor, LAN Sumbar Perkuat Strategi P4GN
Pertemuan tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat komunikasi, bertukar pengalaman serta membahas langkah-langkah konkret dalam menghadapi ancaman narkotika yang di nilai semakin membutuhkan perhatian seluruh elemen masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dewan Pembina DPP Lembaga Anti Narkoba (LAN), Sultan Youdhi Prayogo, SE, M.E.I, Komandan Pangkalan Peralatan Angkatan Darat XX/Tuanku Imam Bonjol (KAPALDAM XX/Tuanku Imam Bonjol), Kolonel Cpl. Ramin, S.I.P, M.Tr.(Han), Ketua LAN Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang, serta sejumlah pengurus LAN Provinsi Jambi.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesamaan pandangan dalam menjalankan gerakan P4GN. Masing-masing pihak menyampaikan pandangan mengenai pentingnya membangun sistem pencegahan yang kuat, dimulai dari lingkungan keluarga, pendidikan, masyarakat hingga lembaga pemerintahan dan organisasi kemasyarakatan.
Firman Sikumbang menyampaikan bahwa persoalan narkotika tidak dapat dibebankan hanya kepada aparat penegak hukum. Menurutnya, pemberantasan narkotika harus dibarengi dengan langkah pencegahan yang melibatkan masyarakat secara aktif.
“P4GN adalah tanggung jawab kita bersama. Tidak mungkin persoalan narkotika dapat diselesaikan hanya oleh satu lembaga. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, BNNP, organisasi masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dunia pendidikan, pemuda dan seluruh lapisan masyarakat,” ujar Firman.
Ia menambahkan, LAN Sumbar berkomitmen memperluas gerakan P4GN hingga ke tingkat paling bawah. Menurutnya, masyarakat di nagari dan kelurahan merupakan benteng penting dalam mendeteksi dan mencegah munculnya penyalahgunaan narkotika di lingkungan masing-masing.
Karena itu, LAN Sumbar terus mendorong berbagai program edukasi dan sosialisasi, di antaranya LAN Go To School, LAN Go To Campus, LAN Go To Nagari dan LAN Go To Mesjid.
Program tersebut, kata Firman, tidak hanya bertujuan memberikan pemahaman mengenai bahaya narkotika, tetapi juga membangun keberanian masyarakat untuk ikut mengambil peran dalam pencegahan.
“Jangan sampai masyarakat baru bergerak ketika sudah terjadi persoalan. Pencegahan harus di lakukan sejak dini. Anak-anak kita harus mendapatkan pemahaman yang benar, keluarga harus di perkuat dan lingkungan masyarakat harus memiliki kepedulian bersama,” katanya.
Peran Strategis TNI dalam P4GN
Dalam kesempatan tersebut, keberadaan KAPALDAM XX/Tuanku Imam Bonjol Kolonel Cpl. Ramin, S.I.P, M.Tr (Han) menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi strategis antara LAN dan jajaran TNI AD.
Kolaborasi dengan TNI di nilai dapat memperkuat gerakan P4GN, terutama dalam membangun kesadaran dan ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkotika.
Kerja sama lintas sektor tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang memiliki daya tangkal terhadap penyalahgunaan narkotika.
Menurut Firman, semakin banyak komponen bangsa yang terlibat, semakin kuat pula gerakan pencegahan yang dapat di bangun.
“Yang kita bangun bukan hanya gerakan LAN, tetapi gerakan bersama. Kita ingin seluruh elemen masyarakat merasa memiliki tanggung jawab untuk menjaga generasi muda dari ancaman narkotika,” tegasnya.
Sultan Youdhi, Perlu Strategi yang Berkelanjutan
Sementara itu, Dewan Pembina DPP LAN Sultan Youdhi Prayogo, SE, M.E.I dalam sharing tersebut memberikan pandangan mengenai pentingnya memperkuat strategi organisasi dan membangun jejaring kolaborasi antar lembaga.
Menurutnya, gerakan P4GN membutuhkan strategi yang terukur dan berkelanjutan. Program pencegahan tidak boleh berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi harus mampu membangun kesadaran dan perubahan perilaku di tengah masyarakat.
Karena itu, LAN di berbagai daerah perlu terus memperkuat kapasitas pengurus, membangun komunikasi dengan para pemangku kepentingan serta menciptakan program yang sesuai dengan karakteristik daerah masing-masing.
LAN Sumbar dan LAN Jambi Saling Berbagi Pengalaman
Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan sebagai momentum bagi LAN Provinsi Sumatera Barat dan LAN Provinsi Jambi untuk saling berbagi pengalaman dalam menjalankan roda organisasi dan program P4GN.
Pengurus LAN dari kedua provinsi membahas berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan, mulai dari penguatan organisasi, pembinaan masyarakat, edukasi generasi muda hingga pentingnya membangun kerja sama dengan pemerintah daerah, aparat keamanan dan berbagai organisasi kemasyarakatan.
Sharing tersebut diharapkan dapat melahirkan gagasan baru yang dapat diterapkan di masing-masing wilayah.
Tidak hanya itu, komunikasi antara LAN Sumbar dan LAN Jambi juga diharapkan dapat berkembang menjadi jejaring kerja sama antar daerah dalam memperkuat gerakan P4GN.
Bangun Gerakan Bersama
Pertemuan di Basko Hotel tersebut menjadi gambaran bahwa perang terhadap narkotika membutuhkan kebersamaan. Perbedaan latar belakang lembaga dan wilayah tidak menjadi penghalang untuk menyatukan langkah dalam melindungi masyarakat dan generasi muda.
LAN Sumbar berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk TNI AD, Polri, BNNP, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh adat, tokoh agama, organisasi kepemudaan serta masyarakat.
Dengan kolaborasi tersebut, gerakan P4GN di harapkan tidak hanya menjadi program kelembagaan, tetapi berkembang menjadi gerakan sosial bersama yang tumbuh dari kesadaran masyarakat.
“LAN Sumbar tidak bisa bekerja sendiri. Kita membutuhkan semua pihak. Mari satukan kekuatan, satukan strategi dan satukan langkah untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika,” pungkas Firman. (tim)
