Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Anak Kemenakan Dalam Bahaya, Niniak Mamak Jangan Diam

Monday, September 28, 2026 | September 28, 2026 WIB Last Updated 2026-09-28T14:05:08Z


Anak Kemenakan Dalam Bahaya, Niniak Mamak Jangan Diam

DR. dr. ErdanelaMM, FISPH, FISCM Dosen Fakultas Kedokteran Baiturrahmah. Narkotika Bukan Sekadar Persoalan Hukum, Tapi Ancaman Masa Depan Generasi Muda Minang


TANAH DATAR,  PIONIR----Ancaman narkotika semakin membutuhkan perhatian serius seluruh elemen masyarakat. Bukan hanya aparat penegak hukum, tetapi juga keluarga, niniak mamak, Bundo Kanduang, pemuda dan seluruh kekuatan sosial yang ada di nagari.

Pesan itulah yang mengemuka dalam sosialisasi bahaya narkotika yang di gelar Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Tanah Datar bersama Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kenagarian Sungayang, Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar, Minggu 27 September 2026.

Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah, Dr. dr. Erdanela Setiawati, MM, FISPH, FISCM, juga Ketua Divisi P4GN LAN Provinsi Sumatera Barat ini tampil sebagai salah seorang pemateri. Dengan penyampaian yang lugas, komunikatif dan dekat dengan kehidupan masyarakat, Erdanela berhasil menarik perhatian peserta.

Ia mengupas bahaya narkotika dari perspektif kesehatan. Menurutnya, persoalan narkotika tidak berhenti pada persoalan hukum ketika seseorang sudah terjerumus. Penyalahgunaan narkotika dapat membawa dampak serius terhadap kesehatan dan kehidupan sosial seseorang serta berpengaruh terhadap masa depannya. Karena itu, pencegahan harus dilakukan sebelum terlambat.

Di sinilah, menurut pesan yang di sampaikan dalam kegiatan tersebut, keluarga dan lingkungan masyarakat memiliki peran penting. Pengawasan terhadap anak dan remaja tidak cukup hanya dilakukan oleh orang tua. Di tengah masyarakat Minangkabau, keberadaan niniak mamak, Bundo Kanduang, pemuda dan tokoh masyarakat merupakan kekuatan sosial yang dapat ikut menjaga anak kemenakan.

“Anak kemenakan adalah tanggung jawab bersama. Jangan sampai ketika mereka sudah terjerumus, kita baru sibuk mencari siapa yang harus disalahkan,” menjadi pesan kuat yang mengemuka dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan itu di hadiri berbagai unsur masyarakat Kenagarian Sungayang. Mulai dari pemuda, Parik Paga Nagari, niniak mamak, cadiak pandai, Bundo Kanduang, wali nagari, wali korong, pengurus KAN hingga para tokoh adat.

Turut hadir Ketua Lembaga Anti Narkotika Provinsi Sumatera Barat Firman Sikumbang, Ketua LAN Kabupaten Tanah Datar Ulil Amri Datuak Rajo Indo beserta jajaran pengurus, serta birokrat senior Drs. H. Syamsu Rahim.

Hadir pula Ketua LAN Kabupaten Solok YP. Sefdi Roentoe, S.Pd, Bendahara LAN Kota Padang Muchsin, S.Sos, Ketua Divisi Pemberdayaan Perempuan dan Anak LAN Sumatera Barat Citra Widya Sari, SE.Akt, serta Bundo Kanduang LAN Sumbar Bundo Wati dan Bundo Mainur Roentoe.

Bagi LAN, keterlibatan unsur adat dalam gerakan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) merupakan langkah strategis. Sebab, nagari memiliki kekuatan sosial yang dapat menjadi benteng pertama dalam melindungi generasi muda.

Ketua LAN Sumbar Firman Sikumbang dalam berbagai kesempatan terus mendorong agar gerakan P4GN tidak hanya berlangsung di ruang-ruang formal, tetapi tumbuh dari tengah masyarakat.

“Kalau kita ingin menyelamatkan generasi, maka kita harus hadir sebelum narkotika menghancurkan mereka. Jangan tunggu anak kemenakan menjadi korban,” demikian pesan yang menjadi semangat kegiatan tersebut.

Sosialisasi di Sungayang akhirnya bukan sekadar kegiatan penyampaian materi. Lebih jauh, menjadi ruang untuk membangun kesadaran bersama bahwa menjaga nagari dari ancaman narkotika merupakan tanggung jawab kolektif.

Niniak mamak punya peran. Bundo Kanduang punya peran. Pemuda punya peran. Orang tua punya peran. Dan seluruh masyarakat punya tanggung jawab menjaga anak kemenakan.

Sebab, ketika satu generasi berhasil di selamatkan dari narkotika, sesungguhnya sebuah masa depan nagari juga sedang diselamatkan, tukasnya (tim)


×
Berita Terbaru Update