Firman Sikumbang. "Narkotika Bukan lah Aib Keluarga, Mereka Harus Diselamatkan"
Di tengah situasi seperti itu, Ketua Lembaga Anti Narkotika (LAN) Provinsi Sumatera Barat Firman Sikumbang justru meminta keluarga untuk membuka pintu komunikasi.
Pesannya sederhana, tetapi tegas, jangan malu, jangan ragu untuk mencari pertolongan.
Imbauan tersebut di tujukan kepada seluruh anggota LAN Sumbar, LAN Kota maupun LAN Kabupaten se-Sumatera Barat yang memiliki anak, saudara atau anggota keluarga yang membutuhkan layanan rehabilitasi akibat penyalahgunaan narkotika.
“Kalau ada anak kita, saudara kita atau keluarga kita yang membutuhkan rehabilitasi, jangan sungkan menginformasikannya kepada kita. Jangan malu. Sampaikan kepada Ketua LAN, atau kepada pengurus nanti kita bantu mencarikan jalan untuk mendapatkan layanan rehabilitasi gratis,” ujar Firman kepada awak media di pelataran parkir Gubernuran Provinsi Sumatera Barat, Selasa, 29 September 2026.
Menurutnya, persoalan penyalahgunaan narkotika tidak boleh membuat keluarga justru menjauh dari anak atau saudaranya yang membutuhkan pertolongan. Sebaliknya, keluarga harus menjadi tempat pertama bagi mereka untuk mendapatkan dukungan.
“Jangan malu, jangan ragu, Bundo. Identitas akan kita jaga. Kita tidak datang untuk menghakimi, tetapi untuk membantu menyelamatkan. Kalau memang membutuhkan rehabilitasi, mari kita carikan jalan bersama,” katanya.
Firman menyebut, imbauan itu di sampaikannya karena belakangan cukup banyak laporan yang masuk kepada LAN Sumbar mengenai masyarakat yang membutuhkan bantuan terkait rehabilitasi. Namun, tidak sedikit keluarga yang masih di liputi rasa takut dan malu.
Padahal, kata Firman, semakin cepat keluarga mencari bantuan, semakin terbuka pula kesempatan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
“Narkotika bukanlah aib keluarga. Jangan karena malu, anak kita di biarkan menghadapi persoalannya seorang diri. Yang harus kita lakukan adalah menyelamatkannya melalui rehabilitasi.”
Firman Sikumbang juga menyampaikan bahwa masyarakat yang membutuhkan dapat memanfaatkan layanan rehabilitasi yang tersedia melalui BNNP Sumatera Barat, yang memberikan layanan rehabilitasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Karena itu, ia meminta jajaran LAN di seluruh daerah tidak hanya aktif melakukan sosialisasi P4GN, tetapi juga mampu menjadi jembatan bagi keluarga yang membutuhkan akses pertolongan.
“Jangan malu ke Ketua. Kalau ada persoalan, sampaikan. Kita duduk bersama, kita cari jalan keluarnya. Tidak ada keluarga yang perlu merasa sendirian.”
Bagi Firman, menyelamatkan seseorang dari penyalahgunaan narkotika bukan sekadar persoalan penindakan, tetapi juga menyangkut masa depan manusia dan keluarganya.
“Yang kita selamatkan bukan hanya satu orang. Di belakangnya ada orang tua, ada saudara, ada keluarga, ada masa depan. Karena itu, jangan tunggu semuanya terlambat,” tegasnya.
Ia kembali mengajak para orang tua, niniak mamak, Bundo Kanduang dan seluruh keluarga untuk berani mengambil langkah ketika menemukan anggota keluarganya membutuhkan pertolongan.
“Jangan malu. Jangan ragu. Jangan takut datang kepada kita. Kalau ada anak yang harus diselamatkan, mari kita selamatkan bersama.” tukasnya (tim)
