Kasat Binmas Polres Tanah Datar Cegah Pasar Tradisional Jadi Klaster Baru Pertumbuhan Covid-19

Kasat Binmas Polres Tanah Datar Cegah Pasar Tradisional Jadi Klaster Baru Pertumbuhan Covid-19

Tanah Datar, Pionir--Sepertinya Kasat Binmas Polres Tanahdatar memahamil betul bahwa selama bulan Ramadhan pasar tradisional setiap harinya menjadi pusat aktivitas masyarakat. Apalagi di sore hari, keberadaan pasar tradisonal itu bagaikan pasar regional yang selalu padat di kunjungi pengunjung berburu hidangan untuk berbuka puasa.

Namun dimassa pandemi saat ini, tingkat kepatuhan pedagang maupun pengunjung pasar tradisional itu tetap dalam pengawasan petugas, agar pasar tradisional tidak menjadi klaster baru pertumbuhan Covid-19.

Menyikapi hal itu Kasat Binmas Polres Tanah Datar AKP Aditialidarman. SH terus melakukan upaya pencegahan dalam menegakkan disiplin pemakaian masker kepada masyarakat khususnya di pasar tradisional. Seperti yang dilakukanya pada hari Rabu 6 April 2022 di Pasar Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar.

Bersama personilnya Kanit Bintibson, Kanit Binkamsa serta Walinagari Sungai Tarab melakukan sweeping ke pasar tradisional tersebut sambil mensosialisasikan dan mengedukasi pengunjung dan pedagang pasar tentang penerapan protokol kesehatan

"Pada saat itu petugas juga memberikan teguran kepada para pengunjung yang tidak mengenakan masker. Kepada mereka setelah di berikan pemahaman, saat itu juga petugas memberikan masker kepada mereka secara gratis," ungkapnya.

Aditialidarman mengatakan, sweeping ini penting dilakukan guna meminimalkan munculnya klaster baru penyebaran Covid-19 di lingkungan pasar tradisional tersebut.

Lanjut Aditialidarman mengatakan, upaya itu dalam rangka mendorong kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam menegakkan protokol kesehatan, termasuk di lingkungan pasar tradisional yang setiap hari menjadi pusat aktivitas masyarakat. Karena pasar tradisional selama bulan Ramadhan memang merupakan titik rawan terjadinya klaster penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan, petugas membagikan sekitar 500 masker kepada masyarakat yang beraktivitas di pasar tradisional itu. Sasarannya adalah warga atau pedagang yang kedapatan belum memakai masker. “Alhamdulillah, semuanya sudah terbagi kepada warga yang kedapatan masih mengabaikan pemakaian masker,” tuturnya (Firman Sikumbang)

Post a Comment

0 Comments