Antisipasi PMK, Kapolsek Lembah Melintang Monitor Herwan Ternak

Antisipasi PMK, Kapolsek Lembah Melintang Monitor Herwan Ternak

Lembah Melintang, Pionir—Kendati Indonesia dinyatakan bebas penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak PMK lebih dari tiga dekade lalu, namun kini masyarakat dan peternak dibuat galau lantaran kasus PMK yang menyerang hewan ternak terus meluas. 

Meski PMK ini mulai berkembang di dua kabupaten di Aceh dan empat kabupaten di Jawa Timur serta mulai ditemukan pula di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar), Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mulai melakukan langkah-langkah antisipasi.

Seperti yang dilakukan Dinas Peternakan bersama  Kapolsek Lembah Melintang, Polres Pasaman Barat Iptu Zulfikar, SH, MH, pada Selasa 17 Mei 2022, melakukan monitor perkembangan penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak di Jorong Muara Tapus, Nagari Sungai Aur, Kecamatan Sungai Aur.

Guna memastikan keamanan hewan ternak di wilayah hukumnya, Kapolsek Lembah Melintang Iptu Zulfikar turun langsung melakukan pemantauan, didampingi Kanit Intelkam Aiptu Elton Maya dan Bhabinkamtibmas Sungai Aua Aipda Rahmat Suandi, SH..

Kata Iptu Zulfikar, saat melakukan monitoring itu ia sempat berdialog dengan peternak sapi Rehanto Lubis (40 tahun), di Jorong Muara Tapus.

"Dari dialog itu diketahui bahwa sampai saat ini belum ditemukan penyakit hewan sejinis penyakit mulut dan kuku dan hewan ternak milik Rehanto Lubis dalam keadaan sehat,” ungkap Zulfikar.

Kata Zulfikar menambahkan, menurut pengakuan para peternak sapi, Pegawai Dinas Peternakan Kabupaten Pasaman Barat selalu datang untuk mencek kesehatan ternak dan mengimbau kepada peternak apabila ada kelainan pada hewan ternak segera melaporkan ke pegawai Dinas Peternakan atau Mantri Hewan setempat. (Firman Sikumbang)

Post a Comment

0 Comments