Meski Belum Ditemukan PMK Polsek Lembah Malintang Tetap Waspada

Meski Belum Ditemukan PMK Polsek Lembah Malintang Tetap Waspada

Lembah Malintang, Pionir—Dalam mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak, jajaran Kapolsek Lembah Melintang, Polres Pasaman Barat, Polda Sumatera Barat (Sumbar) Iptu Zulfikar bersama personel bhabinkamtibmas tak sungkan turun langsung melakukan pemantauan ke kandang hewan ternak warga.

Kata Zulfikar, apa yang dilakukan itu sesuai dengan perintah Kapolres Pasaman Barat AKBP M. Aries Purwanto, guna mencegah dan mengawasi penularan wabah penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak, khususunya di wilayah Kecamatan Lembah Melintang.

Seperti kegiatan yang dilakukan pada Senin 30 Mai 2022, di Jorong Kuamang dan Tampus Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang. Saat itu Kapolsek bersama Kanit Intelkam Aiptu Elton Maya, Kanit Propam Aiptu Taufik, Bhabibkamtibmas Ujung Gading Aipda Riski Amelia, Ka TU UPTP Wilayah II Puskeswan Manggonang Pasaman Barat Mhd. Arsidin, Dorter Hewan Wilayah II Drh. Muhammad Toras dan staf Puskeswan Wilayah II Manggonang Pasbar melakukan pengecekan langsung ke peternakan milik masyarakat.

Saat itu Iptu Zulfikar bersama tim melakukan koordinasi dengan pemilik hewan ternak, diantaranya H. Ikhwan (43 tahun) di Jalan Pembangunan, Jorong Kuamang, Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang. Kemudian melakukan koordinasi dengan pemilik hewan ternak Jonrizal panggilan Ijong (40 tahun), di Jorong Tampus, Nagari Ujung Gading. 

Pada kesempatan tersebut Zulfikar mengimbau pemilik heewan ternak agar meningkatkan kesehatan hewan ternak dengan pemberian vitamin pada hewan, menjaga kebersihan kandang, dan rutin menyemprotkan cairan disinfektan di sekitar kandang. Sehingga kandang tetap dalam keadaan bersih. 

“Ini penting dalam upaya pencegahan penyebaran PMK di Kecamatan Lembah Melintang,” ujar Zulfikar.

Ia mengatakan, meski penyakit itu belum menyebar luas, namun Polres Pasaman Barat telah berkoordinasi dengan Dinas Peternakan Kabupaten Pasaman Barat dan instansi terkait untuk melakukan sosialiasi, pengecekan secara langsung, serta menyampaikan imbauan ke lokasi peternakan maupun tempat pemotongan hewan. 

Zulfikar mengatakan, hasil keterangan dari dokter hewan Drh. M. Toras bahwa sejauh ini untuk UPTP Wilayah II yakni Kecamatan Gunung Tuleh, Sungai Aur, Lembah Melintang, Koto Balingka, Sungai Beremas dan Ranah Batahan belum ada ditemukan penyakit hewan ternak sejenis penyakit mulut dan kuku tersebut. (Firman Sikumbang)

Post a Comment

0 Comments