Benteng Emas, Gagasan LAN Tanah Datar Bentengi Generasi Sejak Usia Dini dari Bahaya Narkotika

iklan adsense

Benteng Emas, Gagasan LAN Tanah Datar Bentengi Generasi Sejak Usia Dini dari Bahaya Narkotika

Ermailis

TANAH DATAR, PIONIR– Upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika tidak cukup dilakukan ketika seseorang telah menginjak usia remaja atau dewasa. Pencegahan harus dimulai sejak anak berada pada masa usia emas (golden age), yakni 0–6 tahun, masa ketika karakter, kebiasaan, dan pola pikir mulai terbentuk.

Berangkat dari pemikiran tersebut, Ermailis, Guru PAUD Permata Bunda 1 Nagari Atar, Kecamatan Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar, menggagas sebuah program bertajuk "Benteng Emas", sebuah gerakan pendidikan karakter dan pencegahan dini terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika.

"Kalau sudah di tanamkan sejak dini pemahaman tentang bahaya narkotika, ketika dewasa nanti mereka sudah memiliki bekal untuk mengantisipasi dan menolak peredaran gelap narkotika," ujar Ermailis kepada Pionir, Minggu 19 Juli 2026.

Menurut Ermailis, pendidikan antinar kotika bagi anak usia dini bukan berarti mengenalkan jenis-jenis narkotika secara mendetail, melainkan membangun pondasi karakter melalui pendidikan agama, akhlak, kedisiplinan, kejujuran, kepedulian, serta keberanian mengatakan tidak terhadap setiap perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Ia menjelaskan bahwa keluarga merupakan benteng pertama bagi anak. Selanjutnya, lembaga pendidikan anak usia dini memiliki tanggung jawab memperkuat nilai-nilai tersebut melalui proses pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai dengan perkembangan anak. Dengan karakter yang kuat sejak usia dini, anak diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang mampu menghadapi berbagai tantangan zaman, termasuk ancaman penyalahgunaan narkotika.

Lebih lanjut, Ermailis mengungkapkan bahwa Program Benteng Emas akan menjadi salah satu gagasan yang akan diterapkan bersama rekan-rekannya saat menjalankan program kerja Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Tanah Datar. Program ini dirancang sebagai gerakan kolaboratif yang melibatkan guru PAUD, orang tua, sekolah, tokoh adat, tokoh agama, pemerintah nagari, serta seluruh elemen masyarakat dalam membangun ketahanan keluarga sejak dini.

Melalui Program Benteng Emas, LAN Kabupaten Tanah Datar nantinya akan mendorong lahirnya keluarga-keluarga yang sadar akan pentingnya pendidikan karakter, memperkuat peran orang tua sebagai pendidik utama, serta menjadikan sekolah sebagai lingkungan yang aman, ramah anak, dan bebas dari pengaruh narkotika. Program ini juga akan diarahkan pada pembiasaan hidup sehat, pendidikan moral dan agama, penguatan nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau, serta pembentukan karakter anak sebagai benteng utama dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif.

Hal senada juga disampaikan oleh Datuak Rajo Indo dan Datuak Bandaro Kayo. Kedua Datuak ini menilai bahwa perlindungan anak pada masa usia emas merupakan langkah strategis untuk memutus mata rantai penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di masa mendatang.

Menurut mereka, perang melawan narkotika tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Pencegahan harus di mulai dari lingkungan keluarga, lembaga pendidikan, serta diperkuat oleh peran ninik mamak, bundo kanduang, tokoh agama, dan seluruh unsur masyarakat. Dengan demikian, anak-anak akan tumbuh dengan karakter yang kuat, berakhlak mulia, dan memiliki ketahanan terhadap berbagai pengaruh negatif.

Karena itu, Program Benteng Emas akan di usulkan sebagai program kerja unggulan Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Tanah Datar. Program ini akan menjadi gerakan bersama yang mengintegrasikan pendidikan karakter, nilai-nilai agama, adat istiadat Minangkabau, serta pola pengasuhan keluarga sebagai benteng utama dalam melindungi generasi penerus bangsa.

"Kami ingin membangun benteng pertahanan sejak fondasinya. Jika anak-anak dibekali nilai agama, adat, akhlak, disiplin, dan tanggung jawab sejak usia emas, maka mereka akan memiliki kekuatan untuk menolak narkotika ketika dewasa nanti," ujar Datuak Rajo Indo.

Sementara itu, Datuak Bandaro Kayo menegaskan bahwa Program Benteng Emas sejalan dengan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) yang menjadi pedoman hidup masyarakat Minangkabau. Menurutnya, nilai adat dan agama harus terus diperkuat agar generasi muda tidak mudah terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkotika maupun berbagai bentuk perilaku menyimpang lainnya.

Sementara itu, Sekretaris Lembaga Anti Narkotika (LAN) Provinsi Sumatera Barat, Afrialdi Masbiran, SH, M.Hum, menyambut baik lahirnya gagasan Program Benteng Emas yang diinisiasi Ermailis bersama rekan-rekannya di Kabupaten Tanah Datar. Menurutnya, program tersebut merupakan langkah strategis yang sejalan dengan visi dan misi LAN dalam memperkuat upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui pendekatan keluarga, pendidikan, adat, dan masyarakat.

Afrialdi mengatakan, selama ini berbagai program pencegahan narkotika lebih banyak menyasar kalangan remaja dan pelajar. Padahal, pembentukan karakter dimulai sejak anak berada pada usia emas. Oleh sebab itu, Program Benteng Emas dinilai sebagai sebuah inovasi yang patut didukung dan dikembangkan menjadi gerakan bersama di seluruh Sumatera Barat.

"Ini merupakan terobosan yang sangat baik. Pencegahan penyalahgunaan narkotika harus dimulai dari hulu, yaitu membangun karakter anak sejak usia dini. Jika fondasi moral, agama, adat, dan pendidikan telah tertanam kuat, maka generasi kita akan memiliki daya tahan yang tinggi terhadap ancaman narkotika," ujar Afrialdi.

Ia berharap Program Benteng Emas tidak hanya menjadi program unggulan LAN Kabupaten Tanah Datar, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh pengurus LAN kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Menurutnya, dengan melibatkan orang tua, guru PAUD, sekolah, ninik mamak, bundo kanduang, tokoh agama, pemerintah nagari, dan seluruh elemen masyarakat, akan terbangun benteng pertahanan sosial yang kuat untuk melindungi anak-anak sejak usia dini.

"Melindungi anak pada usia emas berarti menjaga masa depan bangsa. Program Benteng Emas merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, serta mampu berkata tidak terhadap narkotika. Semoga program ini dapat menjadi gerakan bersama demi mewujudkan Tanah Datar dan Sumatera Barat yang lebih kuat dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika," tutup Afrialdi Masbiran (tim)

iklan adsense

Post a Comment

0 Comments