Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ketua PKPS Budi Syukur Siap Turun Gunung Perkuat P4GN hingga ke 182 Nagari di Pesisir Selatan

Sunday, August 23, 2026 | August 23, 2026 WIB Last Updated 2026-08-23T07:33:40Z

Ketua PKPS Budi Syukur Siap Turun Gunung Perkuat P4GN hingga ke 182 Nagari di Pesisir Selatan

Budi Syukur, SH Datuak Bandaro Jambak

PADANG, PIONIR— Ketua Perkumpulan Keluarga Pesisir Selatan (PKPS), Budi Syukur, SH, Datuak Bandaro Jambak, menyatakan kesiapannya untuk turun langsung memberikan penguatan terhadap program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Kabupaten Pesisir Selatan.

Komitmen tersebut disampaikan Budi Syukur saat bersilaturahmi bersama tokoh masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan, Dewan Pembina DPP Lembaga Anti Narkoba (LAN) Sultan Youdhi Prayogo, SE, M.E.I, Ketua Umum KONI Sumatera Barat Hamdanus, S.Fil.I, M.Si, serta Ketua Lembaga Anti Narkotika Provinsi Sumatera Barat Firman Sikumbang, SE, di RM Selamat, Kota Padang, Minggu 23 Agustus 2026.

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, khususnya di Kabupaten Pesisir Selatan.

Budi Syukur mengatakan, Kabupaten Pesisir Selatan memiliki 15 kecamatan dan 182 nagari, dengan luas wilayah mencapai sekitar 5.749,89 km² dan jumlah penduduk sekitar 518.265 jiwa. Kondisi tersebut, menurutnya, membutuhkan strategi P4GN yang mampu menjangkau masyarakat hingga ke tingkat nagari.

“Pesisir Selatan memiliki 15 kecamatan dan 182 nagari. Dengan wilayah yang luas, penguatan P4GN tidak mungkin hanya di lakukan dari tingkat kabupaten. Kita harus turun langsung ke tengah masyarakat dan membangun kekuatan dari nagari,” ujarnya.

Ia menegaskan, dirinya bersama PKPS siap turun gunung bersama LAN untuk memperkuat gerakan P4GN di seluruh wilayah Pesisir Selatan. Salah satu langkah yang akan di dorong adalah pembentukan Satgas LAN di setiap nagari.

“Masing-masing nagari akan kita bentuk Satgas LAN. Ini bukan sekadar membentuk organisasi, tetapi bagaimana menghadirkan orang-orang yang peduli dan siap menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi, melakukan pencegahan serta mengajak masyarakat bersama-sama memerangi narkotika,” tegasnya.

Namun, Budi Syukur menekankan bahwa Satgas LAN tidak dapat bekerja sendiri. Penguatan P4GN harus melibatkan seluruh kekuatan sosial yang ada di nagari.

Ia mengatakan akan mendorong pemberdayaan tokoh masyarakat, niniak mamak, cadiak pandai, alim ulama, bundo kanduang, serta pemuda parik paga nagari di setiap nagari sebagai bagian dari benteng masyarakat terhadap ancaman narkotika.

“Kita akan memberdayakan seluruh unsur yang ada di nagari. Niniak mamak memiliki peran membimbing anak kemenakan, alim ulama memberikan penguatan nilai agama, cadiak pandai memberikan pemikiran dan edukasi, bundo kanduang menjaga keluarga dan generasi, sedangkan pemuda parik paga nagari menjadi kekuatan di tengah masyarakat,” katanya.

Menurutnya, kekuatan tersebut merupakan modal sosial yang sangat besar bagi Kabupaten Pesisir Selatan. Dengan menggerakkan seluruh unsur nagari secara bersama-sama, upaya pencegahan narkotika tidak hanya menjadi program organisasi, tetapi berubah menjadi gerakan masyarakat.

“Kalau semua unsur bergerak bersama, kita memiliki kekuatan yang luar biasa. Kita tidak ingin ada satu pun nagari di Pesisir Selatan yang berjalan sendiri menghadapi persoalan narkotika,” ujarnya.

Budi Syukur juga menilai bahwa nilai-nilai adat dan agama yang hidup di tengah masyarakat Minangkabau harus kembali diperkuat sebagai benteng moral generasi muda.

Menurutnya, falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membimbing anak kemenakan agar memiliki karakter, ketahanan diri dan lingkungan yang kuat terhadap pengaruh narkotika.

“Kita harus menyelamatkan anak kemenakan. Jangan sampai narkotika merusak masa depan generasi muda Pesisir Selatan. Karena itu, seluruh tokoh masyarakat, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang dan pemuda harus mengambil peran,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua LAN Provinsi Sumatera Barat Firman Sikumbang, SE, menyambut baik komitmen Budi Syukur dan PKPS tersebut. Menurutnya, dukungan tokoh masyarakat seperti Budi Syukur akan semakin memperkuat langkah LAN dalam membangun jaringan P4GN hingga tingkat nagari.

Firman mengatakan, LAN Sumbar terus mendorong program LAN Go To Nagari, dengan tujuan menghadirkan edukasi dan pencegahan narkotika secara langsung di tengah masyarakat.

“LAN ingin membangun kekuatan bersama masyarakat. Satgas LAN di nagari nantinya bukan untuk mengambil alih tugas aparat penegak hukum, tetapi menjadi mitra masyarakat dalam edukasi, pencegahan dan membangun kepedulian terhadap bahaya narkotika,” ujar Firman.

Ia menambahkan, kolaborasi antara LAN, PKPS, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, bundo kanduang, cadiak pandai, pemuda dan seluruh elemen masyarakat merupakan kunci untuk membangun Kabupaten Pesisir Selatan yang tangguh terhadap ancaman narkotika.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi langkah awal memperkuat sinergi berbagai elemen untuk membangun gerakan P4GN yang lebih terstruktur dan menyentuh langsung masyarakat.

Dengan komitmen Budi Syukur untuk turun gunung bersama LAN serta pemberdayaan seluruh unsur masyarakat, diharapkan 182 nagari di Kabupaten Pesisir Selatan dapat memiliki kekuatan sosial yang kokoh dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

“Dari kabupaten kita bergerak, dari kecamatan kita perkuat, dan dari nagari kita bangun benteng bersama. Mari kita selamatkan anak kemenakan dan masa depan Pesisir Selatan dari ancaman narkotika,” pungkasnya (tim)

×
Berita Terbaru Update