Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tak Menunggu Acara Resmi, LAN Kabupaten Tanah Datar Masif Sosialisasikan Bahaya Narkotika

Sunday, August 30, 2026 | August 30, 2026 WIB Last Updated 2026-08-30T00:10:27Z



Tak Menunggu Acara Resmi, LAN Kabupaten Tanah Datar Masif Sosialisasikan Bahaya Narkotika

Azhar, Dt. Bandaro Basa, S.Pd

TANAH DATAR, PIONIR — Perang terhadap narkotika tidak boleh berhenti di ruang-ruang rapat, seminar, atau kegiatan formal. Pencegahan harus hadir di tengah kehidupan masyarakat, menyentuh keluarga, pemuda, tokoh adat, kaum ibu, hingga lingkungan nagari.

Semangat itulah yang terus dibangun Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Tanah Datar. Edukasi mengenai bahaya narkotika dilakukan secara masif dan menyeluruh, tidak hanya melalui kegiatan resmi, tetapi juga menyasar kedai-kedai masyarakat, kegiatan kepemudaan, acara adat, hingga resepsi pernikahan.

Bagi LAN Tanah Datar, setiap momentum berkumpulnya masyarakat merupakan ruang strategis untuk menyampaikan pesan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Semangat tersebut kembali diwujudkan dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar masyarakat Jorong Turawan, Nagari III Koto, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, Jumat, 28 Agustus 2026.

Di tengah suasana kebersamaan dan semangat kemerdekaan, LAN Kabupaten Tanah Datar hadir memberikan penguatan P4GN kepada masyarakat. Kehadiran LAN bukan sekadar menghadiri kegiatan, tetapi membawa pesan penting tentang perlunya membangun benteng sosial dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Kemerdekaan Harus Di isi dengan Menyelamatkan Generasi


Momentum kemerdekaan menjadi kesempatan bagi LAN Tanah Datar untuk mengingatkan bahwa kemerdekaan yang di wariskan para pejuang harus di isi dengan menjaga masa depan generasi penerus.

Narkotika merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan anak bangsa. Karena itu, masyarakat tidak boleh bersikap apatis ketika menemukan persoalan yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika di lingkungan mereka.

Pencegahan harus dimulai dari lingkungan paling dekat, yakni keluarga, kemudian diperkuat oleh masyarakat, sekolah, nagari, serta berbagai organisasi sosial.

Dalam kegiatan tersebut, materi P4GN disampaikan oleh Azhar, Dt. Bandaro Basa, S. Pd Sekretaris LAN Kabupaten Tanah Datar.

Azhar memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika sekaligus pentingnya membangun kepedulian bersama. Masyarakat didorong untuk tidak membiarkan persoalan narkotika berkembang dan menjadi ancaman bagi generasi muda.

Pesannya sederhana, tetapi sangat penting, jangan menunggu narkotika merusak keluarga sendiri baru kemudian peduli. Pencegahan harus dilakukan sejak dini.

Ulil Amri: P4GN Harus Menjadi Gerakan Bersama


Ketua LAN Kabupaten Tanah Datar, Ulil Amri Dt. Rajo Indo, menegaskan bahwa gerakan melawan narkotika harus dimulai dari kepedulian masyarakat. Menurutnya, pencegahan tidak akan efektif jika hanya mengandalkan aparat penegak hukum atau lembaga tertentu.

“Narkotika adalah ancaman nyata bagi masa depan generasi kita. Karena itu, jangan menunggu anak, kemenakan atau keluarga kita menjadi korban baru kita bergerak. Pencegahan harus dimulai sekarang, dari keluarga, dari lingkungan tempat tinggal, dari jorong sampai nagari,” tegas Ulil Amri.

Ia mengatakan, LAN Tanah Datar akan terus mendekatkan edukasi P4GN kepada masyarakat dengan memanfaatkan berbagai momentum yang memungkinkan terjadinya interaksi langsung dengan warga.

“Kami tidak ingin sosialisasi P4GN hanya berlangsung di ruangan-ruangan resmi. Kedai, kegiatan pemuda, acara adat, resepsi pernikahan dan kegiatan masyarakat lainnya juga merupakan ruang untuk menyampaikan pesan bahaya narkotika,” ujarnya.

Ulil Amri berharap tokoh adat, alim ulama, Bundo Kanduang, pemuda, pemerintah nagari dan seluruh unsur masyarakat dapat mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.

“Kalau semua unsur bergerak bersama, kita akan memiliki benteng yang kuat. Mari kita jaga anak kemenakan kita. Jangan beri ruang bagi narkotika untuk tumbuh dan merusak kehidupan masyarakat Tanah Datar,” katanya.

Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan dalam bentuk nyata, salah satunya dengan memastikan generasi muda tumbuh di lingkungan yang sehat, aman dan terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

“Kemerdekaan bukan hanya soal bebas dari penjajahan, tetapi juga bagaimana kita membebaskan generasi penerus dari ancaman yang dapat menghancurkan masa depannya. P4GN harus menjadi gerakan bersama dari jorong hingga nagari,” pungkasnya.

Sinergi Nagari Menjadi Benteng Sosial


Kegiatan di Jorong Turawan tersebut turut di ikuti Wali Nagari III Koto Wily Adha, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), Bundo Kanduang, serta unsur pemuda Nagari III Koto.

Keterlibatan unsur pemerintahan nagari, tokoh adat, Bundo Kanduang dan pemuda menjadi bagian penting dalam membangun sistem pertahanan sosial terhadap narkotika.

Nagari memiliki kekuatan sosial yang besar. Ada niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, Bundo Kanduang dan pemuda yang dapat menjadi penggerak dalam menjaga generasi.

Jika seluruh unsur tersebut bergerak dalam satu semangat, pencegahan narkotika tidak lagi sekadar menjadi program organisasi, tetapi berubah menjadi gerakan masyarakat.

Tidak Harus Menunggu Acara Resmi


LAN Kabupaten Tanah Datar terus mengembangkan pola sosialisasi yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Kedai-kedai warga dapat menjadi ruang edukasi. Begitu juga dengan acara pernikahan, kegiatan pemuda, kegiatan adat dan berbagai momentum sosial lainnya.

Cara tersebut dinilai penting karena pesan P4GN akan lebih mudah diterima ketika disampaikan dalam suasana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

LAN Tanah Datar ingin membangun kesadaran bahwa narkotika bukan persoalan yang hanya menjadi urusan polisi, BNNP atau organisasi anti narkotika.

Narkotika adalah persoalan bersama.


Ketika satu anak terjerumus, keluarga dapat menjadi korban. Ketika penyalahgunaan berkembang di lingkungan masyarakat, keamanan dan masa depan generasi ikut dipertaruhkan.

Karena itu, masyarakat harus memiliki keberanian untuk peduli, mengingatkan dan melakukan pencegahan.

Menjaga Generasi dari Jorong hingga Nagari


Gerakan P4GN yang dilakukan LAN Kabupaten Tanah Datar di Jorong Turawan merupakan bagian dari upaya memperluas edukasi hingga ke tingkat paling bawah.

Pencegahan yang kuat harus dimulai dari akar rumput. Semakin dekat edukasi diberikan kepada masyarakat, semakin besar peluang terbentuknya lingkungan yang memiliki daya tangkal terhadap narkotika.

LAN Tanah Datar berharap kegiatan semacam ini terus berkembang di berbagai jorong dan nagari. Pemerintah nagari, tokoh adat, Bundo Kanduang dan pemuda diharapkan menjadi mitra strategis dalam membangun lingkungan yang sehat, aman dan kondusif bagi generasi muda.

Semangat kemerdekaan pun tidak seharusnya berhenti pada perayaan dan hiburan. Lebih dari itu, kemerdekaan harus dimaknai sebagai tekad untuk membebaskan masyarakat dari berbagai ancaman yang dapat menghancurkan masa depan.

Dari Jorong Turawan, pesan itu kembali digaungkan, kemerdekaan harus di isi dengan menjaga generasi, P4GN harus diperkuat, dan narkotika harus di lawan bersama.

LAN Kabupaten Tanah Datar akan terus bergerak, hadir di tengah masyarakat, mengetuk pintu kesadaran, serta mengajak seluruh elemen masyarakat membangun benteng bersama demi mewujudkan Tanah Datar yang aman, sehat dan bersih dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. (Tim)

×
Berita Terbaru Update