Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Seminar Nasional Islamic Entrepreneurship, Dorong UMKM Naik Kelas dan Perkuat Kemandirian Ekonomi Umat di Era Digital.

Sunday, November 8, 2026 | November 08, 2026 WIB Last Updated 2026-11-08T14:44:26Z

Seminar Nasional Islamic Entrepreneurship, Dorong UMKM Naik Kelas dan Perkuat Kemandirian Ekonomi Umat di Era Digital.


JAMBI, PIONIR – Seminar Nasional Islamic Entrepreneurship bertema “Membangun Ekonomi Masyarakat di Era Digital dengan Nilai-Nilai Islam” berlangsung di Auditorium Prof. Dr. H. Khatib Khuzwein, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Jumat (6/11/2026)

Kegiatan yang diikuti 552 peserta dari kalangan pengusaha, pelaku UMKM, akademisi, dosen, guru, mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum ini merupakan kolaborasi Starcom Internet Marketing Jambi Indonesia (STIMJI), Gersuma Indonesia, dan PT Berkat Sawit Utama (BSU), dengan dukungan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi serta Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi.

Seminar dibuka secara resmi oleh Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd. Kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara UIN STS Jambi dan PT Berkat Sawit Utama sebagai langkah memperkuat sinergi perguruan tinggi dan dunia usaha.

Kepala Bapperida Kabupaten Muaro Jambi, Budi Setiawan, SP., M.Si., menyambut positif kegiatan tersebut dan mendorong keterlibatan UMKM binaan pemerintah daerah. Ia berharap seminar dan workshop ini berlanjut pada pembinaan berkesinambungan, khususnya dalam pemanfaatan teknologi internet untuk memperluas promosi, pemasaran, dan penjualan produk.

Apresiasi juga disampaikan Manajer SSL/Manajemen PT Berkat Sawit Utama, Pitra Helmi, MH. Pihaknya mendukung kegiatan dengan mendorong partisipasi masyarakat, khususnya dari Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batang Hari, agar memperoleh kesempatan meningkatkan kreativitas, inovasi, dan kemampuan memanfaatkan teknologi digital.

PInisiator kegiatan, Dr. Pauzi Muhammad, M.Ag., yang juga Owner Starcom Internet Marketing Jambi Indonesia (STIMJI), akademisi pengampu mata kuliah Islamic Entrepreneurship Fakultas Syariah UIN STS Jambi, sekaligus Dewan Pakar Gersuma Indonesia, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan ikhtiar membangun ekosistem kewirausahaan Islam yang kreatif, inovatif, produktif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Menurutnya, mahasiswa, generasi muda, dan pelaku UMKM perlu didorong agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja, mengembangkan usaha, dan berkontribusi bagi kemajuan ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Jambi, Youdhi Prayogo, SE., ME.I. Ia menyambut baik dan mengapresiasi penyelenggaraan seminar serta workshop tersebut sebagai langkah strategis memperkuat kapasitas pengusaha lokal, khususnya pelaku UMKM.

Menurut Youdhi, tantangan UMKM saat ini bukan hanya pada kemampuan menghasilkan produk, tetapi juga bagaimana membangun identitas usaha, memperluas pasar, meningkatkan kualitas layanan, dan memanfaatkan teknologi digital secara efektif.

“Melalui seminar dan workshop ini, pengusaha pribumi, khususnya pelaku UMKM, diharapkan semakin memahami pentingnya internet marketing sebagai instrumen pengembangan usaha. Digitalisasi membuka peluang yang lebih luas bagi produk lokal untuk dikenal, menjangkau konsumen lintas daerah, meningkatkan transaksi, dan memperkuat daya saing,” ungkapnya.

Ia menambahkan, HIPPI memiliki komitmen mendorong peningkatan kapasitas pengusaha pribumi melalui penguatan ekosistem UMKM, perluasan jejaring usaha, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan daya saing produk dalam negeri. Karena itu, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan organisasi pengusaha menjadi penting untuk membangun kemandirian ekonomi daerah.

Lebih jauh, Youdhi menilai konsep Islamic Entrepreneurship memberikan landasan yang kuat bagi pengembangan usaha. Kewirausahaan tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan, tetapi juga harus berlandaskan nilai tauhid, kejujuran, amanah, keadilan, tanggung jawab, dan kebermanfaatan sosial.

"Penguasaan teknologi digital harus berjalan beriringan dengan etika bisnis Islam. Kita ingin melahirkan pengusaha yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga berintegritas, mandiri, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Workshop Internet Marketing pada 7–8 November 2026 di Gedung Amplifier Teater UIN STS Jambi. Workshop ini memberikan pembekalan praktis meliputi penguatan profil usaha, branding, penyusunan kalender konten, pembuatan materi promosi, strategi SEO, pengelolaan media sosial, periklanan digital, hingga komunikasi pelanggan dan evaluasi pemasaran.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan lahir ekosistem kewirausahaan yang semakin kuat, dengan UMKM sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat, teknologi digital sebagai instrumen perluasan pasar, serta nilai-nilai Islam sebagai landasan etika dan keberlanjutan usaha. Saatnya Masyarakat Bangkit di Era Digital, tukasnya (*)

×
Berita Terbaru Update