LAN JAMBI PERKUAT SINERGITAS P4GN TERPADU MELALUI ASTA CITA GERAKAN ANTI NARKOBA, ST. YOUDHI PRAYOGO: “SELAMATKAN GENERASI, SELAMATKAN MASA DEPAN BANGSA”

iklan adsense

LAN JAMBI PERKUAT SINERGITAS P4GN TERPADU MELALUI ASTA CITA GERAKAN ANTI NARKOBA, ST. YOUDHI PRAYOGO: “SELAMATKAN GENERASI, SELAMATKAN MASA DEPAN BANGSA”


JAMBI, PIONIR– Komitmen dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus diperkuat melalui sinergitas berbagai elemen masyarakat. Lembaga Anti Narkoba (LAN) Provinsi Jambi bersama Gerakan Anti Narkotika (GAN) dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi berkomitmen membangun gerakan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang masif, terstruktur, dan berkelanjutan hingga ke akar rumput.

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi dan silaturahmi strategis bersama Kepala BNNP Jambi, Brigjen Pol. Asep Saepudin, S.I.K., yang dihadiri langsung oleh Dewan Pembina DPP Lembaga Anti Narkoba (LAN), St. Youdhi Prayogo, SE, ME yang bergelar Sultan Muhammad Syah, didampingi Ketua LAN Provinsi Jambi Darmawan A. Bawarie beserta sejumlah tokoh lintas sektor yang memiliki komitmen kuat dalam penyelamatan generasi bangsa.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Dr. Kemas Abdul Hai selaku akademisi dan ulama, Hendrayani, SE dari Corporate Sinarmas Group, Ustadz Adi Tando Alpadani, SE dari FKTMI dan Rumah Al-Qur'an Ar-Rahman, Ustadz Imran dari Abiqu Center, Datuk Aminuddin, M.Ag dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi, Yan Prizal dari unsur TNI, Wahyu Fitra, SE selaku atlet tinju nasional dan Owner AW Boxing, serta Andi Muhammad Syah Alfatih yang merupakan mahasiswa sekaligus atlet silat dan tinju dan Rosyid (Jurnalis)

Kehadiran berbagai tokoh dari latar belakang yang beragam tersebut menunjukkan bahwa perang melawan narkotika bukan lagi menjadi tanggung jawab satu institusi semata, melainkan membutuhkan sinergitas seluruh komponen bangsa.

Sultan Muhammad Syah menegaskan bahwa ancaman narkotika saat ini telah menjadi persoalan serius yang menyasar generasi muda dan mengancam bonus demografi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

"Narkotika adalah ancaman nyata bagi masa depan bangsa. Karena itu, P4GN tidak boleh hanya menjadi tugas BNN atau aparat penegak hukum semata. Ini adalah panggilan moral bagi seluruh elemen bangsa untuk bergerak bersama menyelamatkan generasi muda Indonesia," tegas Sultan Muhammad Syah.

Menurutnya, Provinsi Jambi memiliki modal sosial yang sangat besar melalui budaya Melayu yang religius, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, komunitas olahraga, hingga rumah-rumah ibadah yang dapat menjadi benteng utama dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Ia menilai bahwa pendekatan represif harus diimbangi dengan penguatan edukasi, pemberdayaan masyarakat, dan pembinaan karakter generasi muda secara berkelanjutan.

ASTA CITA PROGRAM KERJA LAN PROVINSI JAMBI

Sebagai implementasi gerakan P4GN yang lebih masif, LAN Provinsi Jambi mengusung Asta Cita Program Kerja LAN yang diharapkan menjadi model gerakan anti narkoba berbasis masyarakat di Provinsi Jambi.

1. Khutbah Jum'at Serentak Anti Narkoba

LAN Provinsi Jambi menginisiasi pelaksanaan Khutbah Jum'at serentak di seluruh masjid Kota Jambi setiap tiga bulan sekali dengan tema bahaya narkoba.

Program ini diharapkan dapat melibatkan Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), serta para khatib di Kota Jambi sehingga pesan-pesan moral tentang bahaya narkoba dapat disampaikan secara serentak kepada masyarakat.

"Masjid adalah pusat pembinaan umat dan benteng moral masyarakat. Ketika pesan anti narkoba disampaikan secara serentak melalui mimbar Jum'at, maka kita sedang membangun kesadaran kolektif untuk menjaga generasi bangsa," ujar Sultan Muhammad Syah.

2. Penyuluhan Anti Narkoba Bersama Lembaga Adat Melayu Jambi

LAN Provinsi Jambi juga akan bersinergi dengan Lembaga Adat Melayu Jambi dalam berbagai kegiatan penyuluhan P4GN melalui pendekatan budaya dan kearifan lokal.

Nilai-nilai luhur adat Melayu yang menjunjung tinggi marwah keluarga dan akhlak mulia diyakini mampu menjadi benteng moral dalam menghadapi ancaman narkotika di tengah masyarakat.

3. Gerakan 1 RT 1 Kader Anti Narkoba

Program "1 RT 1 Kader Anti Narkoba" diinisiasi sebagai bentuk penguatan sistem deteksi dini berbasis masyarakat.

Setiap RT diharapkan memiliki satu kader yang telah mendapatkan pelatihan P4GN sehingga mampu menjadi penggerak edukasi dan pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungannya masing-masing.

4. LAN Goes to School

Melalui program LAN Goes to School, edukasi anti narkoba akan dilakukan secara masif di sekolah-sekolah melalui pendekatan pendidikan karakter, kepemimpinan, motivasi berprestasi, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan.

5. LAN Goes to Campus

Perguruan tinggi menjadi salah satu fokus utama gerakan P4GN. Mahasiswa didorong untuk menjadi agen perubahan melalui seminar, kuliah umum, pembentukan Satgas Anti Narkoba, dan berbagai kegiatan kepemudaan yang produktif.

6. Sosialisasi kepada Kaum Ibu melalui Majelis Taklim dan PKK

LAN Provinsi Jambi juga akan melaksanakan sosialisasi kepada kaum ibu melalui Majelis Taklim dan PKK guna memberikan pemahaman mengenai gejala awal penyalahgunaan narkotika pada anak dan remaja.

"Ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Ketika seorang ibu mampu mengenali perubahan perilaku anaknya sejak dini, maka peluang penyelamatan generasi akan semakin besar," ungkap Sultan Muhammad Syah.

7. Duta Anti Narkoba

LAN Provinsi Jambi akan membentuk Duta Anti Narkoba dari berbagai kalangan seperti pelajar, mahasiswa, atlet, tokoh pemuda, hingga influencer positif yang memiliki kepedulian terhadap penyelamatan generasi muda.

8. Kolaborasi LAN dengan Dunia Olahraga

Sebagai Ketua PERTINA Kota Jambi, Sultan Muhammad Syah meyakini bahwa olahraga merupakan salah satu instrumen paling efektif dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.

Menurutnya, olahraga bukan hanya mencetak prestasi, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, mental juara, dan jiwa sportivitas.

LAN Provinsi Jambi akan menjalin kolaborasi dengan PERTINA Kota Jambi serta berbagai cabang olahraga lainnya melalui program Atlet Anti Narkoba, Duta Anti Narkoba dari kalangan atlet, sosialisasi P4GN di sasana olahraga, hingga festival olahraga anti narkoba.

"Saya meyakini bahwa setiap anak yang sibuk berlatih, berkompetisi, dan berprestasi memiliki peluang yang lebih besar untuk terhindar dari narkoba. Kita ingin melahirkan generasi juara, bukan generasi pecandu. Dari gelanggang olahraga kita bangun karakter, dari sekolah kita bangun intelektualitas, dari masjid kita bangun spiritualitas, dan dari keluarga kita bangun ketahanan moral," tegasnya.


BNNP JAMBI SIAP BERKOLABORASI

Dalam audiensi tersebut, Kepala BNNP Jambi, Brigjen Pol. Asep Saepudin, S.I.K., menyampaikan apresiasi atas gagasan besar yang diusung oleh LAN Provinsi Jambi dalam memperkuat gerakan P4GN berbasis masyarakat.

Menurutnya, ancaman narkotika saat ini membutuhkan pendekatan kolaboratif yang melibatkan seluruh elemen bangsa.

"Kami sangat mengapresiasi komitmen dan semangat kolaborasi yang dibangun oleh LAN Provinsi Jambi bersama para tokoh masyarakat, akademisi, tokoh agama, tokoh adat, dan insan olahraga. Pencegahan narkotika merupakan tanggung jawab kita bersama dan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh komponen masyarakat," ujar Brigjen Pol. Asep Saepudin.

Ia juga menegaskan bahwa BNNP Jambi siap bersinergi dalam mengimplementasikan berbagai program yang diinisiasi LAN Provinsi Jambi sebagai bagian dari penguatan P4GN di Provinsi Jambi.

"Semakin banyak pihak yang bergerak dan peduli terhadap penyelamatan generasi muda, maka semakin kuat pula ketahanan masyarakat dalam menghadapi ancaman narkotika. Pencegahan yang kita lakukan hari ini merupakan investasi besar untuk masa depan bangsa dan Indonesia Emas 2045," tambahnya.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian bersama, LAN Provinsi Jambi optimistis Asta Cita Program Kerja LAN mampu menjadi model gerakan masyarakat anti narkoba yang dimulai dari rumah, masjid, lingkungan RT, sekolah, kampus, komunitas olahraga, hingga seluruh lapisan masyarakat.

Gerakan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan Jambi Bersinar (Bersih dari Narkoba) serta melahirkan generasi Indonesia yang sehat, produktif, berkarakter, dan berprestasi.

"Menyelamatkan satu anak berarti menyelamatkan satu keluarga. Menyelamatkan satu generasi berarti menyelamatkan masa depan bangsa." – Sultan Muhammad Syah.

iklan adsense

Post a Comment

0 Comments