LAN Sumbar Baralek Gadang Gaungkan Perang Melawan Narkotika, Ribuan Masyarakat Bersatu Selamatkan Generasi Ranah Minang
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut di hadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Barat, pimpinan instansi vertikal, tokoh adat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, Bundo Kanduang, pemuda, mahasiswa, pelajar, serta masyarakat dari berbagai daerah di Sumatera Barat. Kehadiran seluruh elemen tersebut menjadi bukti bahwa perang melawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika bukan hanya tugas pemerintah dan aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa.
Puncak kegiatan ditandai dengan pelepasan Long March dan Parade Mobil oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah. Dengan mengibarkan bendera start, Gubernur secara resmi melepas ratusan kendaraan dan sekitar 800 peserta yang terdiri dari personel TNI, Polri, Satpol PP Kota Padang, organisasi kemasyarakatan se-Kota Padang, Bundo Kanduang Limpapeh Rumah Nan Gadang, serta jajaran pengurus dan anggota LAN Provinsi Sumatera Barat.
Suasana penuh semangat mewarnai sepanjang kegiatan. Peserta membawa spanduk, baliho, dan berbagai atribut kampanye anti narkotika sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat agar menjauhi penyalahgunaan narkotika dan bersama-sama menjaga generasi muda dari ancaman peredaran gelap narkotika. Sorak semangat dan yel-yel "Perang Melawan Narkotika" terus menggema sepanjang rute yang dilalui peserta.
Dalam amanatnya, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa narkotika merupakan ancaman nyata bagi masa depan bangsa. Oleh karena itu, upaya pemberantasan harus di lakukan secara masif, terstruktur, dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Peran keluarga, sekolah, tokoh agama, tokoh adat, niniak mamak, Bundo Kanduang, organisasi masyarakat, hingga generasi muda sangat menentukan dalam membangun benteng moral agar masyarakat tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.
"Perang melawan narkotika harus terus kita masifkan. Ini bukan hanya tugas Lembaga Anti Narkotika atau pemerintah semata, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Mari kita bangun kekuatan dari keluarga, nagari, sekolah, rumah ibadah, serta seluruh elemen masyarakat agar Sumatera Barat menjadi daerah yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika," tegas Gubernur.
Sebelum peserta di berangkatkan, Sekretaris Lembaga Anti Narkotika Provinsi Sumatera Barat, Afrialdi Masbiran, SH, M.Hum, dalam amanatnya menegaskan bahwa LAN Sumatera Barat akan selalu menjadi garda terdepan dalam memperkuat gerakan P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) di Ranah Minang.
Ia mengatakan bahwa perjuangan melawan narkotika tidak boleh berhenti pada momentum Hari Anti Narkotika Internasional semata, tetapi harus menjadi gerakan yang berkesinambungan dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat.
Menurut Afrialdi Masbiran, LAN Sumatera Barat telah lama berbuat nyata di tengah masyarakat melalui berbagai program edukasi dan sosialisasi. Program LAN Go to School telah menjangkau sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman kepada pelajar tentang bahaya penyalahgunaan narkotika. Melalui LAN Go to Campus, LAN membangun kesadaran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam gerakan anti narkotika. Sementara melalui LAN Go to Nagari, LAN Sumbar menggandeng niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, Bundo Kanduang, pemuda, serta pemerintah nagari untuk memperkuat ketahanan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
"LAN Sumatera Barat akan terus hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat P4GN. Kami percaya bahwa penyelamatan generasi bangsa hanya dapat di wujudkan apabila seluruh elemen masyarakat bersatu. Oleh karena itu, LAN akan terus bergerak melalui program LAN Go to School, LAN Go to Campus, dan LAN Go to Nagari agar semangat perang melawan narkotika semakin mengakar hingga ke pelosok Ranah Minang," ujar Afrialdi.
Sementara itu, Ketua Lembaga Anti Narkotika Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang, menyampaikan bahwa kegiatan LAN Sumbar Baralek Gadang merupakan gerakan moral untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga marwah Ranah Minang dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Ia mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni memperingati Hari Anti Narkotika Internasional, melainkan sebuah deklarasi bahwa seluruh masyarakat Sumatera Barat siap berdiri di garda terdepan dalam menyelamatkan generasi bangsa.
"Kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat Sumatera Barat tidak tinggal diam menghadapi ancaman narkotika. Kami ingin membangun gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, Forkopimda, TNI, Polri, niniak mamak, Bundo Kanduang, tokoh agama, tokoh pemuda, dunia pendidikan, dan seluruh masyarakat. Hanya dengan persatuan dan kebersamaan kita mampu memutus mata rantai peredaran gelap narkotika," ujarnya.
Firman Sikumbang juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Forkopimda, TNI, Polri, Satpol PP Kota Padang, organisasi kemasyarakatan, Bundo Kanduang, para relawan, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan LAN Sumbar Baralek Gadang dapat terlaksana dengan sukses.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini membuktikan bahwa keterbatasan anggaran bukanlah penghalang untuk berbuat bagi masyarakat. Dengan semangat gotong royong, kebersamaan, dan keikhlasan, LAN Sumbar mampu menghadirkan sebuah gerakan besar yang menyatukan seluruh elemen masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Mengakhiri kegiatan, seluruh peserta menyatakan komitmen untuk terus memperkuat gerakan P4GN di Sumatera Barat.
"Kami tidak rela Ranah Minang di jadikan tempat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Mari rapatkan barisan, satukan langkah, dan jadikan perjuangan melawan narkotika sebagai gerakan bersama demi menyelamatkan Generasi Emas Indonesia dan menjaga marwah Ranah Minang," tukasnya (tim)


0 Comments