Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

LAN dan KAN Batang Barus Satukan Kekuatan Selamatkan Anak Kemenakan

Monday, August 31, 2026 | August 31, 2026 WIB Last Updated 2026-08-31T10:03:07Z

LAN dan KAN Kanagarian Batang Barus Satukan Kekuatan Selamatkan Anak Kemenakan


SOLOK, PIONIR---'Upaya mewujudkan Kabupaten Solok bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika mendapat dukungan dari Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kenagarian Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.

KAN Batang Barus menyatakan siap mendukung program Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Solok bersama LAN Provinsi Sumatera Barat dalam memperkuat gerakan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), khususnya di tengah masyarakat Kenagarian Batang Barus.

Dukungan tersebut di sampaikan Ketua KAN Kenagarian Batang Barus, H. Abu Jamar Dt. Bandaro Putieh, saat menerima kunjungan kerja dan silaturahmi Ketua serta pengurus LAN Provinsi Sumatera Barat bersama LAN Kabupaten Solok di Kantor KAN setempat, Senin (31/8/2026).

Menurut Abu Jamar, persoalan narkotika bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi merupakan persoalan bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat, termasuk ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, pemuda dan pemerintah nagari.

Ia menyampaikan apresiasi kepada LAN Provinsi Sumatera Barat dan LAN Kabupaten Solok yang telah memberikan penguatan P4GN sekaligus mendorong pembentukan Satgas LAN Anti Narkotika di Kenagarian Batang Barus.

“Kami sangat berterima kasih kepada LAN Sumbar dan LAN Kabupaten Solok yang telah datang memberikan penguatan P4GN. Kami dari KAN tentu sangat mendukung gerakan ini,” ujarnya.

Ia menegaskan, ninik mamak memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga anak kemenakan. Menurutnya, adat tidak boleh hanya menjadi simbol, tetapi harus hadir dalam menyelesaikan persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

“Anak kemenakan adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai mereka menjadi korban narkotika. Karena itu, KAN siap bersinergi dengan LAN untuk melakukan pencegahan,” katanya.

Sementara itu wakil ketua KAN Kenagarian Batang Barus, Munardi Malin Kayo, juga menyambut positif program LAN yang mendorong penguatan P4GN sampai ke tingkat nagari.

Menurut Munardi, pencegahan narkotika harus dilakukan sebelum persoalan tersebut berkembang menjadi masalah yang lebih besar. Karena itu, ninik mamak harus berani turun langsung ke tengah masyarakat dan memberikan perhatian terhadap kondisi anak kemenakan.

“Kalau kita ingin menyelamatkan generasi muda, maka semua harus bergerak. Ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, pemuda dan pemerintah nagari harus saling menguatkan,” ujarnya.

Ia menilai keberadaan Satgas LAN Anti Narkotika dapat menjadi salah satu wadah untuk menggerakkan masyarakat dalam melakukan edukasi dan pencegahan.

Sekretaris KAN Kenagarian Batang Barus, Adri Doni MD Sutan, S.Sos, mengatakan persoalan narkotika harus menjadi perhatian bersama seluruh unsur masyarakat.

Menurutnya, upaya pencegahan tidak akan berjalan maksimal apabila hanya dilakukan oleh satu lembaga. Diperlukan sinergi antara KAN, pemerintah nagari, tokoh masyarakat, pemuda, bundo kanduang, alim ulama dan seluruh lapisan masyarakat.

Ia menilai pembentukan Satgas LAN Anti Narkotika di Kenagarian Batang Barus merupakan langkah positif untuk memperkuat gerakan P4GN sekaligus membangun kesadaran masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkotika.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita membangun kepedulian bersama. Jangan sampai kita baru bergerak setelah ada anak kemenakan yang menjadi korban. Pencegahan harus dilakukan sejak dini dan dimulai dari keluarga serta lingkungan terdekat,” katanya.

Adri Doni berharap kehadiran LAN dapat memberikan pendampingan dan penguatan secara berkelanjutan kepada masyarakat Batang Barus.

“Kita berharap kerja sama ini terus berlanjut. KAN siap menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menjaga anak kemenakan dan menciptakan Kenagarian Batang Barus yang aman, sehat dan bersih dari narkotika,” ujarnya.

Adat Harus Menjadi Benteng Pertama

Ketua LAN Provinsi Sumatera Barat Firman Sikumbang mengatakan, dukungan KAN Kenagarian Batang Barus merupakan langkah penting dalam memperkuat gerakan P4GN berbasis masyarakat.

Menurut Firman Sikumbang, Sumatera Barat memiliki kekuatan sosial dan kultural yang harus di optimalkan dalam membentengi generasi muda dari ancaman narkotika.

“Kalau kita ingin perang terhadap narkotika benar-benar sampai ke akar rumput, maka kita harus melibatkan kekuatan adat. Ninik mamak memiliki hubungan langsung dengan anak kemenakan. Karena itu, adat harus menjadi salah satu benteng pertama dalam mencegah generasi muda terjerumus narkotika,” ujar Firman.

Ia menegaskan, LAN tidak ingin gerakan P4GN hanya berhenti pada sosialisasi dan kegiatan seremonial. LAN mendorong lahirnya gerakan masyarakat yang mampu melakukan pencegahan secara berkelanjutan.

“Pembentukan Satgas LAN Anti Narkotika di nagari bukan sekadar membentuk struktur. Yang kita bangun adalah kepedulian dan keberanian masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungannya. Kita ingin setiap nagari memiliki kekuatan untuk mengatakan tidak terhadap narkotika,” tegasnya.

Firman Sikumbang berharap kolaborasi dengan KAN Batang Barus dapat menjadi contoh bagi nagari lainnya di Kabupaten Solok.

“Kita ingin gerakan ini tumbuh dari nagari. Kalau setiap nagari bergerak, maka Kabupaten Solok akan memiliki benteng yang kuat dalam menghadapi ancaman narkotika,” katanya.

LAN Siap Kawal Sampai Nagari

Ketua LAN Kabupaten Solok YP Sefdi Roentoe, S.Pd, mengatakan pihaknya siap menindak lanjuti dukungan KAN Batang Barus dengan program P4GN yang menyentuh langsung masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan KAN dan ninik mamak sangat penting karena pencegahan narkotika membutuhkan pendekatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Kami menyambut baik dukungan KAN Batang Barus. Ini menjadi energi bagi LAN Kabupaten Solok untuk memperkuat gerakan P4GN sampai ke tingkat nagari,” ujar Sefdi Roentoe.

Ia mengatakan LAN Kabupaten Solok tidak ingin bekerja sendiri. Kolaborasi dengan KAN, pemerintah nagari, tokoh masyarakat, pemuda, bundo kanduang dan berbagai unsur lainnya akan menjadi kekuatan utama dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap narkotika.

“Kita tidak boleh menunggu sampai ada korban baru bergerak. Pencegahan harus dimulai sekarang, dimulai dari keluarga, lingkungan dan nagari. Anak-anak kita harus mendapatkan edukasi dan perlindungan sejak dini,” katanya.

Sefdi Roentoe juga berharap Satgas LAN Anti Narkotika yang di bentuk di Batang Barus nantinya dapat menjadi ujung tombak dalam mengedukasi masyarakat sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan.

“Target kita bukan hanya membentuk Satgas, tetapi bagaimana Satgas itu benar-benar hidup dan bekerja. LAN Kabupaten Solok siap mendampingi dan berkoordinasi agar gerakan P4GN di Batang Barus berjalan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Ia menambahkan, dukungan KAN menunjukkan bahwa perang terhadap narkotika sudah menjadi kepentingan bersama.

“Ini adalah gerakan bersama. LAN tidak bisa berjalan sendiri, KAN tidak bisa berjalan sendiri. Kita satukan kekuatan untuk menyelamatkan anak kemenakan dan menjaga masa depan Kabupaten Solok,” pungkasnya.

Perkuat Sinergi LAN dan Kelembagaan Adat

Kunjungan kerja dan silaturahmi LAN Provinsi Sumatera Barat tersebut di ikuti Ketua LAN Provinsi Sumatera Barat Firman Sikumbang, Ketua Divisi Pemberdayaan Perempuan dan Anak Citra Widya Sari, SE, Akt, Erfina Wati, Tim P4GN LAN Provinsi Sumatera Barat Muchsin, S.Sos, serta Ketua LAN Kabupaten Solok YP Sefdi Roentoe, S.Pd.

Sedangkan dari KAN Kenagarian Batang Barus hadir Ketua KAN H. Abu Jamar Dt. Bandaro Putieh, Wakil Ketua KAN Munardi Malin Kayo, Sekretaris KAN Adri Doni MD Sutan, S.Sos, beserta sejumlah anggota KAN lainnya.

Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang untuk menyatukan langkah dalam memperkuat P4GN berbasis masyarakat.

Bagi LAN, dukungan KAN merupakan energi penting untuk memperluas gerakan hingga ke akar rumput. Sementara bagi KAN, keterlibatan dalam gerakan P4GN merupakan bagian dari tanggung jawab adat dalam menjaga anak kemenakan. (tim)


×
Berita Terbaru Update